LEMBANG. 16 November 2025. Ratusan warga dan tokoh masyarakat Lembang berkumpul di Masjid Besar Lembang untuk menghadiri peresmian Palestinewall, sebuah simbol solidaritas dan kepedulian masyarakat terhadap perjuangan kemanusiaan di Palestina. Acara bertajuk “Lembang Peduli Palestina” itu menjadi momentum penguatan empati sekaligus ajakan untuk menjaga kesadaran publik terhadap krisis kemanusiaan yang berlangsung di Palestina.
Acara dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat M. Mahdi, Camat Lembang Bambang Eko, Dewan Pengawas Palestinewall KH Tajudin, Ketua MUI Lembang KH Maman Somantri, Ketua Panitia drg. Rohenda, Ketua DDII Jawa Barat KH Roinul Balad, Ketua Barkin H. Diki, Ketua PAS H. Hasan, Ketua DKM Masjid Besar Lembang Deni Iskandar, serta perwakilan organisasi masyarakat, lembaga zakat, pesantren, dan relawan kemanusiaan. Lebih dari 75 lembaga dan instansi turut mendukung kegiatan tersebut.

Doa dan Harapan untuk Kemerdekaan Palestina
Acara dibuka dengan pembacaan Al Quran Surah Ali Imran ayat 103–104, pada ayat ini Allah memerintah kaum mukmin menjaga persatuan dan kesatuan. Dan berpegang teguhlah serta berusahalah sekuat tenaga agar kamu semuanya bantu-membantu untuk menyatu pada tali (agama) Allah agar kamu tidak tergelincir
Dalam sambutannya, Dokter Gigi Rohenda sebagai ketua panitia menyampaikan harapan besar agar dukungan masyarakat Indonesia terus mengalir hingga tercapainya kemerdekaan Palestina.

“Tujuan Palestinewall ini adalah menjaga semangat kita sampai Palestina benar-benar merdeka. Semoga sebelum wafat, kita dapat menyaksikan tanah Palestina bebas dari kekerasan,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh dan lembaga yang hadir serta menegaskan bahwa kehadiran Palestinewall bukan sekadar simbol, melainkan pengingat agar aksi-aksi kepedulian terus berlangsung.
Dukungan Pemerintah Daerah: Lembang Punya Ikatan Sejarah
Camat Lembang Bambang Eko, mewakili Bupati Bandung Barat, menyampaikan permohonan maaf karena Bupati dan Wakil Bupati tidak dapat hadir. Dalam kesempatan tersebut, Camat turut menyerahkan donasi secara pribadi untuk kemanusiaan Palestina.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dukungan masyarakat Indonesia terhadap Palestina memiliki akar sejarah yang kuat.

“Pada tahun 1946, Palestina adalah salah satu negara pertama yang mendukung kemerdekaan Indonesia. Hari ini kita membalas dukungan tersebut dengan berdiri bersama ketika Palestina sedang mengalami kesulitan,” ucapnya.
Camat juga mengenang cerita sang ayahnya yang pernah bertugas di Mesir pada 1973 dan melihat langsung kompleksitas situasi Timur Tengah yang berhubungan dengan orang Israel. Kemudian beliau menegaskan bahwa Palestinewall adalah inisiatif bersama warga dan pemerintah yang diharapkan menjadi simbol kepedulian yang berkelanjutan.

Ketua DPRD: Solidaritas adalah Pesan Moral Kemanusiaan
Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat M. Mahdi dalam sambutannya menyampaikan pesan moral bahwa dukungan kepada Palestina harus ditempatkan sebagai isu kemanusiaan yang universal.
Dalam penjelasannya, ia mengutip makna doa dalam Surah Al-Fatihah pada bagian “ghairil maghdhubi ‘alaihim waladdhallin” sebagai pengingat agar umat menjaga diri dari sifat-sifat tercela seperti kezaliman dan permusuhan. Ia menekankan bahwa pesan Al-Qur’an tersebut adalah ajakan agar manusia menjauhi perilaku yang menindas.

Mahdi juga menyampaikan bahwa semakin banyak negara di dunia yang menyerukan penghentian kekerasan di Palestina. “Saat ini, tekanan internasional semakin besar. Kita berharap situasi kemanusiaan di Palestina dapat membaik dan hak-hak dasar mereka bisa terpenuhi,” ucapnya.
Ia menutup sambutan dengan mengajak masyarakat untuk terus menjaga kepedulian. “Mari kita lantunkan doa: Palestina merdeka,” serunya.

Sambutan Tokoh: Lembang Kota Persaudaraan
Para tokoh masyarakat menyampaikan orasi yang berisi dorongan agar warga terus menjaga konsistensi dalam membantu sesama manusia. Salah satu tokoh mengutip kisah burung pipit dalam sejarah Nabi Ibrahim AS yang tetap membawa titik-titik air meski tahu api tidak akan padam.
“Pesannya jelas: sekecil apa pun upaya kita, bila dilakukan dengan niat yang baik akan bernilai besar. Jangan seperti cicak dalam kisah itu yang justru meniup api dengan niat buruk,” ujar seorang tokoh.
Mereka juga mengajak masyarakat memperkuat akidah, meningkatkan ketakwaan, serta memperbanyak infak untuk membantu korban konflik.

Berbagai tokoh masyarakat turut menyampaikan pandangan dan seruan empatinya. Dalam orasi yang bergantian, Lembang disebut sebagai “kota astronomis, kota agamis, dan kota persaudaraan”, yang selalu memiliki solidaritas kuat terhadap isu kemanusiaan.
Pada aksi solidaritas Palestina sebelumnya, tanggal 10 Mei 2025, masyarakat Lembang berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp50 juta. Peresmian Palestinewall ini disebut sebagai “aksi jilid kedua” yang mempertegas kembali sikap masyarakat Lembang.
Para tokoh mengajak publik untuk terus berinfak, membantu sesama, dan menjaga keteguhan niat, sebagaimana kisah simbolis burung pipit yang berusaha memadamkan api pada zaman Nabi Ibrahim, tanda bahwa upaya sekecil apa pun tetap berarti jika dilakukan dengan ketulusan.

Penandatanganan Pakta Integritas
Sebagai puncak acara, panitia menyerahkan pakta integritas kepada perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, relawan, dan lembaga pendukung. Penandatanganan tersebut menjadi komitmen bersama untuk terus menjalankan kegiatan kemanusiaan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Dukungan Lembaga dan Sponsor
Acara ini didukung oleh puluhan lembaga dan ormas Islam, termasuk LAZNAS Dewan Dakwah, Lazismu, Lazisnu, PUI, MWC NU Lembang, Reformis Islam Garis, BAZNAS Jabar, Jundullah Annas, PASS, FPI, RQL, SIT Ibnu Khaldun, Yayasan Darul Ihsan, dan puluhan yayasan serta pesantren lainnya.
Sementara pihak sponsor di antaranya Sinergi Foundation, Bank BJB Syariah, BSI, KPSBU Lembang, Helion, Saung Ngabungkeung, A Win Snack, dan UMKM serta perusahaan lokal lainnya.

Simbol Harapan yang Inklusif
Bagi masyarakat Lembang, Palestinewall bukan sekadar struktur fisik, melainkan penanda moral bahwa nilai-nilai kemanusiaan harus terus dijaga. Panitia berharap keberadaan Palestinewall bisa menjadi sarana edukasi, penyadaran, dan penguatan solidaritas lintas kelompok masyarakat.
Acara ditutup dengan doa bersama, seruan perdamaian, serta komitmen warga Lembang untuk terus mendukung upaya kemanusiaan bagi Palestina. (aq-nk)