Desa Mekarwangi. 3 Desember 2025. Pemerintah Desa Mekarwangi, Kecamatan Lembang, menggelar musyawarah bersama para ketua RT dan RW untuk memverifikasi ulang data penerima program ketahanan pangan sebelum penyaluran bantuan yang dijadwalkan mulai besok rabu. Kegiatan berlangsung pada pukul 13.00 WIB di kantor desa dan menjadi langkah penting untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
Kepala Desa Mekarwangi, Enjang Sumpena, menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan secara cermat karena masih terdapat sejumlah ketidaksesuaian pada data awal. Menurutnya, beberapa penerima terdaftar ternyata telah meninggal dunia atau pindah domisili, sehingga memerlukan perbaikan sebelum bantuan disalurkan.
“Kami musyawarah dulu karena banyak persoalan data. Ada yang sudah meninggal, ada yang pindah. Semua harus disesuaikan supaya administrasinya tertib dan tidak ada temuan,” ujar Enjang.

Tahun ini, jumlah penerima bantuan ketahanan pangan di Desa Mekarwangi tercatat 798 orang, mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Setiap penerima akan mendapatkan paket bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Enjang menambahkan bahwa proses distribusi bantuan diperkirakan tidak dapat selesai dalam satu hari. Hal ini karena sebagian warga bekerja hingga sore hari, sehingga penyaluran dilakukan bertahap. Pemerintah desa menargetkan seluruh distribusi dapat tuntas pada Jumat, 5 (bulan berjalan).
Terkait potensi kecemburuan sosial di masyarakat, Kepala Desa menegaskan pentingnya verifikasi berlapis yang dilakukan melalui ketua RT dan RW. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penerima ganda serta menghindari warga yang kurang layak namun tetap terdaftar sebagai penerima.

“Semua harus melalui RT dan RW. Kalau ada penggantian penerima, wajib disertai surat pengantar. Jangan sampai ada yang double, karena aturan tidak memperbolehkan,” jelasnya.
Selain program ketahanan pangan, Pemerintah Desa Mekarwangi juga sebelumnya telah menyalurkan bantuan dari PLT Kesra kepada 203 penerima manfaat, masing-masing menerima bantuan sebesar Rp900.000. Enjang menekankan bahwa koordinasi lintas program sangat penting agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan atau satu warga menerima dua jenis bantuan sekaligus.

Dalam kesempatan tersebut, Enjang juga menyampaikan bahwa Desa Mekarwangi, bersama seluruh desa di wilayahnya dengan total 16 desa yang kini telah masuk kategori Desa Mandiri. Status tersebut mencerminkan meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan desa dan kemandirian masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan.
Dengan terlaksananya verifikasi secara menyeluruh, Pemerintah Desa Mekarwangi berharap program ketahanan pangan tahun ini dapat berjalan lebih efektif, akuntabel, dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga.
“Harapannya proses penyaluran bantuan semakin baik, tepat sasaran, dan tidak terjadi penerimaan ganda,” tutup Enjang. (red-nk)