PLN Icon Plus Kerahkan Ratusan Personel Dukung Pemulihan Listrik dan Telekomunikasi di Aceh

Nasional

Aceh, 2 Desember 2025. Upaya pemulihan layanan listrik dan telekomunikasi di Aceh terus dikebut setelah wilayah tersebut terdampak bencana beberapa hari terakhir. Sebagai bagian dari subholding PT PLN (Persero), PLN Icon Plus menegaskan komitmennya untuk berada di garis depan membantu percepatan pemulihan jaringan di area terdampak.

Sejak awal masa tanggap darurat, PLN Icon Plus telah mengerahkan lebih dari 200 personel untuk membantu perbaikan infrastruktur telekomunikasi yang menjadi penopang utama operasional kelistrikan. Hari ini, tambahan lebih dari 60 personel kembali tiba di Aceh untuk memperkuat tim gabungan yang bekerja siang dan malam.

Direktur Operasi PLN Icon Plus, M. Soffin Hadi, turun langsung memimpin dan mengawasi langkah pemulihan di lapangan. Kehadirannya memastikan setiap proses berjalan sesuai rencana, mengedepankan keselamatan, serta tetap selaras dengan koordinasi bersama PLN dan sektor terkait lainnya.

“Kami menekankan bahwa setiap langkah pemulihan harus terencana dengan baik dan mengutamakan keselamatan,” ujar Soffin Hadi dalam arahannya kepada tim gerak cepat. Menurutnya, percepatan pemulihan bukan hanya soal kecepatan pengerjaan, tetapi juga memastikan bahwa seluruh personel terlindungi dan infrastruktur yang dibangun kembali memiliki standar keamanan tinggi.

Percepatan Pemulihan Berbasis Kolaborasi

Bencana yang melanda Aceh mengakibatkan kerusakan pada beberapa jaringan listrik serta infrastruktur telekomunikasi pendukungnya. Di tengah situasi tersebut, koordinasi lintas sektor menjadi krusial. PLN Icon Plus dan PLN berkolaborasi intensif agar suplai listrik ke masyarakat, fasilitas vital, dan pusat-pusat layanan publik dapat kembali pulih secepat mungkin.

Jaringan telekomunikasi yang handal dibutuhkan untuk memfasilitasi proses monitoring, pengaturan beban listrik, serta koordinasi perbaikan di lapangan. Oleh karena itu, kehadiran PLN Icon Plus menjadi bagian strategis dalam mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Aceh.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menegaskan bahwa pemulihan di Aceh merupakan wujud nyata solidaritas dan komitmen untuk memastikan layanan publik tetap berjalan dalam situasi darurat. Chipta menekankan bahwa seluruh unsur bergerak sebagai satu kesatuan.

“Dukungan pemulihan ini adalah kerja bersama — tim kami, PLN, dan seluruh pihak yang terlibat. Semua bergerak sebagai satu kesatuan untuk memastikan Aceh kembali pulih lebih cepat dan lebih kuat,” ujarnya. Chipta menambahkan bahwa proses pemulihan tidak hanya bertujuan memulihkan kondisi, tetapi sekaligus menjadi momentum memperkuat ketahanan sistem layanan di masa depan.

Kerja Lapangan yang Penuh Tantangan

Berbagai laporan dari lokasi menyebutkan bahwa medan yang dihadapi tim pemulihan tidak mudah. Beberapa lokasi terdampak harus diakses melalui jalur darat dengan kondisi terbatas. Kondisi cuaca yang tidak menentu juga menambah tantangan.

Namun demikian, personel PLN Icon Plus terus bergerak dengan pendekatan strategis: mendahulukan pemulihan titik-titik vital seperti gardu induk, pusat pelayanan publik, rumah sakit, fasilitas pemerintahan, hingga area pemukiman padat penduduk.

Di sisi telekomunikasi, tim teknis melakukan pemeriksaan menyeluruh pada jaringan serat optik dan perangkat pendukung untuk memastikan konektivitas kembali stabil. Komunikasi yang lancar menjadi kunci dalam mengkoordinasikan seluruh elemen pemulihan listrik oleh PLN.

Selain itu, penggunaan mobile command unit dan perangkat komunikasi cadangan juga diterapkan untuk memastikan operasi tetap berjalan meskipun sebagian jaringan utama masih dalam proses perbaikan.

Komitmen Jangka Panjang untuk Aceh

Di luar upaya tanggap darurat, PLN Icon Plus menegaskan bahwa Aceh bukan hanya lokasi kerja insidental, tetapi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam pemerataan layanan berbasis teknologi informasi dan energi.

Sebagai subholding Beyond kWh PT PLN (Persero), PLN Icon Plus terus mengembangkan layanan berbasis digital, serat optik end-to-end, pusat data, serta managed service yang menopang operasional kelistrikan nasional. Inovasi ini memperkuat ekosistem layanan publik, terutama saat daerah menghadapi kondisi bencana.

Melalui rangkaian langkah pemulihan yang dilakukan saat ini, PLN Icon Plus berharap masyarakat Aceh dapat segera kembali menikmati layanan listrik dan telekomunikasi yang stabil.

Upaya kolaboratif ini juga menjadi bukti bahwa negara dan seluruh elemen pendukungnya hadir dalam situasi darurat untuk memastikan masyarakat mendapatkan kembali rasa aman dan kenyamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *