Bandung, 5 Desember 2025. Menjelang puncak perayaan Natal dan Tahun Baru, PLN Icon Plus Strategic Business Unit (SBU) Regional Jawa Barat mengerahkan kesiapan penuh dengan menggelar Apel Siaga Pengamanan Libur Nataru 2025–2026. Apel yang dilaksanakan secara hybrid pada Jumat (5/12) pagi itu diikuti oleh 822 Petugas Operasi dan Pemelihara (POP) serta 61 tim layanan Serpo, sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan kebutuhan telekomunikasi dan potensi gangguan selama periode libur panjang.
Apel yang dipusatkan di kantor PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat dan dipimpin langsung oleh General Manager Heni Utari Aambarwati ini tidak sekadar seremoni. Kegiatan juga disertai pengecekan menyeluruh terhadap seluruh peralatan operasional untuk memastikan kesiapan dan kondisi prima aset pendukung jaringan. Langkah ini dinilai krusial guna menjamin keandalan layanan telekomunikasi yang menjadi tulang punggung sistem kelistrikan dan komunikasi masyarakat.
Dalam arahannya, Heni Utari Aambarwati menekankan bahwa momen Nataru merupakan periode dengan intensitas aktivitas masyarakat yang sangat tinggi. Oleh karena itu, kelancaran layanan harus dijaga tanpa kompromi.

“Kami memastikan seluruh personel, baik di pusat monitoring maupun tim lapangan, siap menjalankan tugas untuk menjaga kehandalan sistem telekomunikasi selama Nataru 2025–2026. Dengan kesiapsiagaan optimal, kami berkomitmen memberikan layanan terbaik dan menjaga kepuasan pelanggan,” tegas Heni, sebagaimana dikutip dari naskah arahan.
Ia menambahkan, kesiapan tim tidak hanya terlihat dari barisan pasukan di lapangan, tetapi juga bergantung pada koordinasi kuat di balik layar, pengaturan alur komunikasi yang efektif, serta kesiapan peralatan. Hal ini penting mengingat gangguan kecil, jika tidak diantisipasi, dapat berdampak signifikan terhadap layanan yang dirasakan langsung oleh pelanggan.

Kesiapsiagaan ini bukan tanpa alasan. Pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa libur Nataru kerap diwarnai lonjakan trafik data dan komunikasi, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas daring, dan silaturahmi. Faktor cuaca ekstrem yang sering terjadi pada akhir tahun juga berpotensi mengganggu infrastruktur. Tanpa persiapan matang, gangguan pada jaringan telekomunikasi dapat berimbas pada sistem pendukung operasional ketenagalistrikan dan kenyamanan masyarakat.
Melalui apel siaga ini, PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Barat berharap seluruh jajarannya dapat menjalankan tugas dengan lebih tanggap, sigap, dan profesional. Tujuannya tunggal: memastikan keandalan layanan telekomunikasi tetap terjaga di seluruh wilayah Jawa Barat, mendukung kelancaran operasional kelistrikan nasional, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan selama perayaan.
Komitmen untuk menjaga konektivitas selama momen penting bersama keluarga ini merefleksikan peran strategis PLN Icon Plus sebagai subholding Beyond kWh PT PLN (Persero). Perusahaan ini berfokus pada pengembangan layanan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta mendukung transisi energi. Portofolio layanannya mencakup solusi jaringan serat optik end-to-end, layanan terkelola infrastruktur, pusat data, platform digital, dan managed service perangkat yang andal.
Dengan kesiapan lebih dari 880 personel dan peralatan pendukung yang terverifikasi, PLN Icon Plus Jawa Barat menegaskan dedikasinya untuk terus menghadirkan layanan terbaik. Kesiapan ini diharapkan menjadi pondasi kuat agar masyarakat dapat menjalani perayaan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 dengan tenang, didukung oleh konektivitas yang lancar dan andal. (red-nk)