Bandung Barat Amanah Agro Expo 2025: Meneguhkan Ketahanan Pangan, Menggerakkan Agriteknologi, dan Menguatkan Ekonomi Rakyat

Bandung Barat UMKM

Padalarang.13 Desember 2025. Kabupaten Bandung Barat kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung agro dan pusat inovasi pertanian di Jawa Barat melalui penyelenggaraan Bandung Barat Amanah Agro Expo 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Amanah Membangun Ketahanan Pangan dan Masa Depan Agriteknologi Bandung Barat” ini digelar di area Festival Lapangan Terbuka IKEA, Kota Baru Parahyangan, dan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.

Expo ini tidak hanya menjadi ajang pameran produk pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM, tetapi juga ruang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, mendorong hilirisasi produk lokal, serta menyiapkan masa depan pertanian berbasis teknologi dan keberlanjutan.

Dihadiri Unsur Lengkap Pemerintah dan Pemangku Kepentingan

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat, Asep Ismail, yang hadir mewakili Bupati Bandung Barat. Turut hadir jajaran asisten daerah Kabupaten Bandung Barat; perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Jawa Barat; Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bandung Barat, Lukmanul Hakim; Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat, Wiwin Aprianti; Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung Barat, Sri Dustirawati; Pimpinan Bank BJB Cabang Padalarang, Desi Sri Rahayu; perwakilan Kementerian Pertanian Republik Indonesia; Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bandung Barat; unsur TNI dan Polri dari Koramil serta Polsek Padalarang; perwakilan PT Belakutra Inti Lestari; hingga para petani, pelaku UMKM, komunitas agribisnis, dan masyarakat umum.

Rangkaian acara diawali dengan pelepasan ekspor tanaman hias ke Amerika Serikat yang dilakukan secara simbolis. Nilai ekspor tersebut mencapai sekitar Rp3 miliar dengan frekuensi pengiriman dua kali setiap bulan. Momentum ini menjadi penanda kuat bahwa produk pertanian Kabupaten Bandung Barat telah mampu menembus pasar internasional.

Wakil Bupati: Agro Expo Harus Jadi Gerakan Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menegaskan bahwa tema dan pelaksanaan Agro Expo selaras dengan Visi Amanah yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat.

“Visi Amanah ini bukan sekadar slogan atau hafalan, baik bagi OPD maupun seluruh ASN di Kabupaten Bandung Barat. Amanah harus benar-benar dijabarkan dalam tindakan nyata,” tegas Asep Ismail.

Ia menjelaskan bahwa nilai Amanah mencakup aspek agamis, maju, adaptif, nyaman, aspiratif, dan harmonis, yang harus diwujudkan melalui program-program konkret dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha pertanian.

Asep Ismail juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyikapi tantangan perubahan iklim dan potensi bencana alam secara bijak. Meski Kabupaten Bandung Barat relatif terhindar dari bencana besar, kewaspadaan tetap diperlukan.

“Sejalan dengan arahan pemerintah pusat dan Gubernur Jawa Barat, perlu langkah konkret berupa penanaman tanaman berakar kuat seperti teh, kopi, dan alpukat untuk mencegah longsor,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan lahan sekitar 50 hektare di Kabupaten Bandung Barat untuk pengembangan kopi dan alpukat di wilayah berkontur miring. Program ini diharapkan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas dinas hingga tingkat kecamatan dan desa.

Lebih jauh, Wakil Bupati berharap Bandung Barat Amanah Agro Expo tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata, melainkan menjadi pemantik kolaborasi berkelanjutan.

“Potensi sumber daya alam kita sangat besar. Namun semua itu tidak bisa dikerjakan secara parsial. Diperlukan sinergi lintas OPD agar visi Amanah benar-benar terwujud,” tuturnya.

DKPP KBB Dorong Nilai Tambah dan Pasar Global

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Bandung Barat, Lukmanul Hakim, menjelaskan bahwa Bandung Barat Amanah Agro Expo 2025 dirancang dengan mengadopsi model pameran agro yang telah sukses di berbagai daerah.

“Agro Expo ini menjadi platform untuk menampilkan kekayaan agro Kabupaten Bandung Barat sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal dan memperkuat posisi daerah sebagai pusat agro unggulan di Jawa Barat,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa selain pelepasan ekspor tanaman hias ke Amerika Serikat, sebelumnya juga telah dilakukan ekspor selada dari Lembang Agri, yang dilepas bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat serta perwakilan Kementerian Pertanian RI. Bahkan, beberapa kelompok tani perkebunan di Bandung Barat telah menembus pasar ekspor ke sejumlah negara.

Pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, hingga Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Barat Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketahanan Pangan Daerah.

Dari sisi pembiayaan, kegiatan ini didukung oleh APBD Kabupaten Bandung Barat melalui DKPP dengan nilai Rp169.800.000, serta dukungan dari Bank BJB dan manajemen Kota Baru Parahyangan. Penyelenggaraan acara didukung oleh Event Organizer Siena Bumi Gilang Abadi.

MBG, Rantai Dingin, dan Keamanan Pangan Jadi Sorotan

Isu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu fokus utama dalam rangkaian talkshow lintas dinas. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat, Wiwin Aprianti, menekankan pentingnya kemandirian pangan protein hewani, khususnya susu segar.

“Produsen susu segar ada di Kabupaten Bandung Barat. Dengan inovasi dan pengelolaan yang tepat, kita bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama anak-anak,” ujarnya.

Namun, Wiwin menegaskan bahwa ketersediaan saja tidak cukup. Aspek rantai dingin (cold chain) menjadi kunci utama keamanan pangan asal hewan.

“Dingin harus benar-benar dingin, panas harus benar-benar panas. Suhu sedang justru paling disukai mikroorganisme dan berbahaya bagi kesehatan,” tegasnya.

Penjelasan tersebut mendapat penegasan dari moderator bahwa edukasi keamanan pangan menjadi bagian penting dalam keberhasilan MBG, agar kejadian keracunan pangan tidak terulang.

Perbankan Dukung Business Matching MBG

Dukungan sektor perbankan disampaikan oleh Pimpinan Bank BJB Cabang Padalarang, Desi Sri Rahayu. Menurutnya, Agro Expo menjadi ruang strategis untuk business matching antara petani, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan perbankan.

“Kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam program MBG, terutama terkait pembiayaan,” ungkap Desi.

Ia berharap MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi penerima manfaat, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui dapur-dapur SPPG dan keterlibatan masyarakat.

Puluhan Stan UMKM dan Produk Unggulan Lokal

Bandung Barat Amanah Agro Expo 2025 menghadirkan lebih dari 40 stan yang menampilkan produk unggulan daerah. Di antaranya Java Halu Coffee dari Gunung Halu, Cililin, dengan varian Arabika proses luwak, natural, black honey, dan double washed; Tona’s Coffee dari Lembang; Ranting Estate Coffee dari Cikalong Wetan; hingga Kopki Sariwangi dari Sindangkerta.

Produk pangan lokal juga ditampilkan oleh Gapoktan Karya Tani Padalarang dengan beras Ciherang kualitas premium, Juara Anggur Milenial dari Cisarua, Geo Agri Mandiri Salak dari Batujajar, serta berbagai produk BP3K dan kelompok tani lainnya.

Sektor hortikultura dan tanaman hias diwakili oleh Bandung Aroids Aransea dengan komoditas siap ekspor seperti anthurium, monstera, hingga alokasia. Sementara Bulog Cabang Bandung turut menghadirkan produk beras, minyak goreng, dan terigu untuk mendukung stabilitas pangan.

Penutup Meriah dan Harapan Berkelanjutan

Acara ditutup dengan penampilan seni rampak kendang khas Bandung Barat dan hiburan malam yang menghadirkan Fany Sabila, disertai talkshow lanjutan serta malam penganugerahan bagi petani berprestasi tingkat nasional.

Bandung Barat Amanah Agro Expo 2025 pun diharapkan menjadi tonggak penting kolaborasi lintas sektor, sekaligus agenda tahunan strategis dalam membangun ketahanan pangan, mendorong agriteknologi, dan menyejahterakan masyarakat Kabupaten Bandung Barat secara berkelanjutan. (red-nk)

Daftar Peserta Stan Kegiatan

_​Adapun stan yang ikut serta dalam kegiatan ini, adalah sebagai berikut:_

​Java Halu Coffee
​Asal: Gunung Halu, Cililin, KBB
​Jenis Kopi: Arabika
​Varian/Proses: Luwak, Natural, Black Honey, Double Washed
​Kontak: Hendi Java Halu (082219261262)

​Tona’s Coffee
​Asal: Lembang
​Jenis Kopi: Arabika dan Robusta
​Produk: Roast Bean (biji kopi) dan Kopi Seduhan
​Kontak: Dikdik R (0895393927842)

​Ranting Estate Coffee
​Asal: Cikalong Wetan
​Produk: Kopi Arabika, Robusta, dan Kopi Susu
​Kontak: 085792212090

​Kopki Sariwangi
​Asal: Sindang Kerta, Cibeber
​Jenis Kopi: Arabika
​Target Pemasaran: Yogyakarta, Pekanbaru
​Kontak: Adrian (082120586256)

​BP3K Rongga
​Produk: Gula Aren, Beras Merah, Aneka Makanan Ringan, Wajit
​Kontak: 083878607193

​BP3K Cipeundeuy
​Produk: Kelapa Bakar plus Rempah (Khasiat: menjaga stamina, jantung, diabetes, dll.), dan Buah-buahan
​Kontak: Kang Ijan (083106619379)

​DPC APTI KBB (Asosiasi Petani Tembakau KBB)
​Produk: Aneka jenis Bako (Tembakau) Kubang Sari dan Temangi
​Kontak: Agus Rianto (Ketua) (081395823810)

​BP3K Cikalong Wetan
​Produk: Ulem, Rengginang, Cimet, Keripik Talas, Comring, dan Beras
​Kontak: Teh Ela (083190685082)

​Teh Barokah dan Teh Tunas Harapan Wangi
​Asal: Cikalong Wetan, Desa Ciptagumati, dan Desa Cipada
​Produk: Teh Hijau (olahan tradisional dan mesin), Kobucha (fermentasi teh hijau + gula, untuk pencernaan, relaksasi, dan kesehatan)
​Kontak: Pupud (087722087575)

​Gapoktan Karya Tani
​Asal: Cimerang, Kecamatan Padalarang
​Produk: Beras jenis Ciherang (kualitas premium, harga Rp14.000/kg)
​Kontak: Ikhsan (083101565347)

​Juara Anggur Melenial
​Asal: Cipeusing, Cisarua
​Jenis Anggur: Sansekerta, Jupe, Dixon, Trans, Arra 15, Taldun, Dll.
​Kontak: Aca (083867793464)

​Geo Agri Mandiri Salak
​Produk: Salak Pondok
​Asal: Batujajar
​Kontak: WhatsApp (081323867320)

​Kep Silaturahmi dan UPJA Pangauban
​Produk: Beras Mapan (harga Rp15.000), Telur Asin, dan Telur Bebek
​Kontak: Edwin (081399596663)

​Bandung AROIDS Aransea
​Produk: Aneka Jenis Tanaman Hias (Hoya, Anthurium Kuping Gajah, Anthurium Jemani, Monstera, Sansivera, Alokasia — siap diekspor ke Amerika, Rusia, Kanada)
​Kontak: Pa Ace (085353699272)

​Bulog Cabang Bandung
​Produk: Beras, Minyak, Terigu

​Gemburin
​Asal: Purwakarta
​Produk: Pupuk Pembenah Tanah, Jenis Pestisida (aman untuk lingkungan)
​Kontak: Irgan (083191000582)

​KP2BB Dispernakan
​Produk: Abon Sapi dan Madu
​Kontak: Ibu Pipin (081220065258)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *