Lembang. 23 Desember 2025. Pemerintah Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2025 kepada 50 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Kamis, 26 Desember 2025. Penyaluran ini merupakan alokasi untuk tiga bulan terakhir, yakni Oktober, November, dan Desember, dengan total bantuan sebesar Rp900.000 per KPM.
Kegiatan penyaluran BLT-DD tersebut berlangsung tertib di balai desa dan dihadiri oleh Kepala Desa Sukajaya Asep Jembar Rahmat, Sekretaris Desa Sukajaya, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Rudi, Kepala Seksi Pemerintahan Rijal Lukmantra, serta puluhan warga penerima manfaat.

Program BLT Dana Desa merupakan kebijakan nasional yang bertujuan untuk membantu masyarakat desa yang tergolong miskin ekstrem dan rentan secara ekonomi, sekaligus menjadi bantalan sosial dalam menghadapi tekanan ekonomi, inflasi, serta ketidakpastian pendapatan masyarakat.
Kepala Desa Sukajaya Asep Jembar Rahmat mengatakan, penyaluran BLT-DD kali ini menjadi bagian akhir dari program bantuan langsung tunai tahun 2025. Ia memastikan seluruh proses penyaluran berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengedepankan prinsip transparansi serta akuntabilitas.

“Alhamdulillah, pada hari ini kami menyalurkan BLT Dana Desa kepada 50 KPM. Ini merupakan penyaluran untuk tiga bulan terakhir, yaitu bulan Oktober, November, dan Desember. Masing-masing KPM menerima Rp300.000 per bulan, sehingga total yang diterima sebesar Rp900.000,” ujar Asep Jembar.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga perangkat desa dan lembaga kemasyarakatan desa, sehingga program BLT-DD masih dapat terlaksana dengan baik di Desa Sukajaya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pemangku program ini. Bagaimanapun juga, masih ada sebagian masyarakat yang sangat membutuhkan dan berharap pada bantuan seperti ini, meskipun ke depan kebijakan programnya belum dapat kita pastikan,” tuturnya.
Namun demikian, Asep Jembar mengungkapkan bahwa jumlah penerima BLT-DD di Desa Sukajaya mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya terdapat 85 KPM, kini jumlah tersebut berkurang menjadi 50 KPM. Bahkan, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa, jumlah penerima berpotensi kembali menurun pada tahun anggaran berikutnya.

“Awalnya penerima BLT di Desa Sukajaya sebanyak 85 orang, lalu turun menjadi 50 orang. Informasi yang kami terima, tahun depan kemungkinan bisa kembali turun menjadi sekitar 30 KPM,” ungkapnya.
Menurut Asep Jembar, penurunan jumlah penerima BLT-DD tersebut bukan semata-mata karena keterbatasan anggaran, melainkan juga sebagai indikator adanya peningkatan kondisi ekonomi dan kemandirian sebagian warga desa. Ia menegaskan bahwa BLT-DD bersifat stimulan, bukan bantuan yang bersifat permanen.
“Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak selalu bergantung pada bantuan dan tidak menganggap BLT ini sebagai sesuatu yang terus-menerus. Kita harus siap apabila suatu saat kebijakan program ini berubah, bahkan tidak menutup kemungkinan penerimanya bisa menjadi nol,” katanya.

Ia menilai, keberhasilan program-program pemberdayaan yang dijalankan pemerintah desa turut berkontribusi terhadap menurunnya jumlah penerima bantuan sosial. Hal tersebut menjadi sinyal positif bahwa masyarakat perlahan mulai bangkit dan lebih mandiri secara ekonomi.
“Pada dasarnya, program ini berhasil. Bantuan ini ibarat stimulan atau obat. Jika obatnya tepat dan manjur, maka akan menyehatkan. Artinya, ketika kondisi masyarakat sudah membaik, jumlah penerima bantuan pun akan berkurang,” jelas Asep Jembar.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Sukajaya juga berpesan kepada para penerima BLT-DD agar memanfaatkan bantuan sesuai dengan tujuan program, yakni untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.
“Kami sudah menyampaikan kepada para KPM agar bantuan yang diterima digunakan sesuai peruntukannya, terutama untuk kebutuhan pokok. Setidaknya bantuan ini dapat membantu kebutuhan hidup sehari-hari yang paling mendasar,” pesannya.

Sementara itu, sejumlah warga penerima manfaat menyambut baik penyaluran BLT-DD tersebut. Mereka mengaku bantuan tersebut sangat membantu, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan dan kebutuhan rumah tangga menjelang akhir tahun.
Penyaluran BLT-DD Desa Sukajaya Tahun Anggaran 2025 ini diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah desa dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (red-nk)