Parongpong KBB. 26 Desember 2025. Peringatan Milangkala ke-43 Desa Karyawangi kembali digelar dengan penuh khidmat dan kemeriahan. Kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Karyawangi bersama masyarakat ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, melestarikan budaya, serta menumbuhkan kepedulian sosial antarwarga.
Ketua Panitia Milangkala ke-43 Desa Karyawangi, Amar Wahyudi, menyampaikan bahwa tradisi peringatan hari jadi desa telah menjadi agenda rutin yang selalu mendapat sambutan positif dari masyarakat. Menurutnya, antusiasme warga setiap tahun terus meningkat.

“Setiap tahun Desa Karyawangi selalu mengadakan Milangkala. Alhamdulillah, antusiasme warga sangat tinggi untuk bersilaturahmi dan menyelenggarakan acara ini. Silaturahmi ini dilaksanakan setiap tahun sekali,” ujar Amar Wahyudi saat ditemui di lokasi kegiatan.
Rangkaian kegiatan Milangkala Desa Karyawangi tahun ini dilaksanakan selama dua hari. Pada hari pertama, panitia menyuguhkan hiburan rakyat berupa pertunjukan musik dangdut yang disertai tradisi dompres, sebagai bentuk hiburan sekaligus perekat kebersamaan masyarakat.

“Untuk kegiatan hari ini hanya pertunjukan dangdut dengan bagian dompres,” jelas Amar.
Sementara itu, puncak kegiatan akan dilanjutkan pada hari kedua dengan agenda yang lebih beragam dan sarat nilai sosial serta budaya. Sejak pagi hari, warga akan diajak mengikuti senam bersama dan kegiatan gerak jalan yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.
Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan kegiatan santunan bagi anak yatim dan lanjut usia (jompo), sebagai wujud kepedulian sosial desa terhadap warga yang membutuhkan.

“Besok pagi dimulai dengan senam bersama, kemudian gerak jalan. Setelah itu ada pembagian santunan untuk anak yatim dan jompo, serta pengajian anak-anak,” kata Amar.
Dalam kegiatan santunan tersebut, tercatat sebanyak 301 orang akan menerima bantuan. Jumlah ini menunjukkan besarnya kepedulian sosial masyarakat Desa Karyawangi yang didukung oleh para donatur dan berbagai pihak.

Peringatan Milangkala ke-43 Desa Karyawangi juga direncanakan akan dihadiri sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintahan dan keamanan. Di antaranya Camat setempat, Kapolsek, Danramil, serta perwakilan anggota dewan dari Komisi III.
“Insyaallah akan hadir Bapak Camat, Kapolsek, Danramil, serta Dewan, dari Komisi III kalau tidak salah,” ungkap Amar

.
Sebagai penutup rangkaian acara, panitia akan menghadirkan pertunjukan seni budaya tradisional wayang golek, yang diharapkan dapat menjadi sarana pelestarian budaya Sunda sekaligus hiburan edukatif bagi masyarakat.
Amar Wahyudi berharap, ke depan peringatan Milangkala Desa Karyawangi dapat terus berkembang dan diselenggarakan dengan lebih baik serta lebih meriah, tanpa meninggalkan nilai kebersamaan dan kearifan lokal.
“Mudah-mudahan ke depannya acara Milangkala Desa Karyawangi bisa lebih meriah lagi,” pungkasnya.
Peringatan Milangkala ini bukan sekadar perayaan, melainkan refleksi perjalanan Desa Karyawangi dalam membangun kebersamaan, kepedulian sosial, dan pelestarian budaya di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. (nk)