Isra Mi’raj di SD Negeri Citapen: Momentum Menumbuhkan Iman, Akhlak, dan Kepedulian Gizi Anak.

Bandung Barat Pendidikan

Citapen, Bandung Barat. 21 Januari 2026. SD Negeri Citapen memperingati Hari Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan menggelar kegiatan keagamaan yang sarat nilai edukatif dan spiritual. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dan diikuti ratusan peserta dari lingkungan sekolah serta masyarakat sekitar.

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Mari Kita Tingkatkan Iman, Ketaatan dalam Melaksanakan Salat, dan Keteladanan Akhlak Rasulullah SAW”. Tema tersebut menjadi pengingat akan makna perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, sekaligus menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia sejak usia dini.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SD Negeri Citapen, Entin, dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum pendidikan karakter bagi peserta didik. “Isra Mi’raj mengajarkan tentang kewajiban salat lima waktu, kedisiplinan, serta akhlak yang baik. Nilai-nilai ini perlu ditanamkan secara konsisten kepada anak-anak, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga,” ujar Entin.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menciptakan suasana khidmat. Selanjutnya, hadirin disuguhkan lantunan qasidah yang dibawakan dengan penuh semangat oleh para siswa. Nuansa religius semakin terasa saat ceramah disampaikan oleh Ustadz Yusuf, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SD Negeri Citapen.

Dalam ceramahnya, Ustadz Yusuf mengajak para siswa untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga salat sebagai tiang agama. “Isra Mi’raj adalah peristiwa besar yang mengajarkan umat Islam tentang kedekatan hamba dengan Allah SWT melalui salat. Anak-anak harus dibiasakan salat tepat waktu dan berperilaku jujur, santun, serta saling menghormati,” tutur Ustadz Yusuf di hadapan para peserta.

Selain ceramah, acara juga diisi dengan berbagai kreasi seni yang dibawakan oleh siswa dan siswi SD Negeri Citapen. Penampilan tersebut menjadi ruang ekspresi sekaligus sarana menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas anak-anak dalam bingkai nilai-nilai keislaman.

Berdasarkan pantauan panitia, kegiatan ini dihadiri sekitar 600 orang, terdiri atas siswa, guru, serta orang tua murid. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir acara. Orang tua yang hadir pun menyambut baik kegiatan ini karena dinilai mampu memperkuat pendidikan moral dan spiritual anak di luar pembelajaran formal di kelas.

Sebagai penutup, seluruh siswa yang hadir menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi anak sekolah, sekaligus upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak.

Peringatan Isra Mi’raj di SD Negeri Citapen diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga mempererat sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membangun pendidikan karakter generasi muda. (nk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *