LEMBANG. 6 Desember 2025. Suasana hangat menyelimuti Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu, 6 Desember 2025. Di tengah kesejukan udara pegunungan, pasangan mempelai Ariska Ayuningsih dan Muhamad Amrijal Indzaky, A.Md., S.I.Ak., resmi memulai kehidupan baru dalam sebuah prosesi adat dan akad yang berlangsung khidmat, dilanjutkan dengan resepsi yang sarat makna dan sentuhan khas budaya Sunda.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting di Kabupaten Bandung Barat, mulai dari Ketua DPRD Bandung Barat M. Mahdi, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Wakil Bupati Asep Ismail, Sekda Ade Zakir, anggota DPRD, jajaran kepala dinas, hingga perangkat daerah lainnya. Kehadiran para pejabat daerah tersebut menambah suasana haru sekaligus menjadi bentuk kehormatan bagi kedua keluarga.

Prosesi Serah Terima: Momentum Penuh Haru dan Makna
Rangkaian acara dimulai dengan prosesi serah terima calon pengantin, yang menjadi tradisi penuh simbol dalam adat Sunda.
Bpk. Dr. Ir. H. Priatna, M.T., selaku perwakilan keluarga calon pengantin pria, memberikan sambutan penyerahan dengan bahasa yang penuh penghormatan dan doa terbaik.
Sementara itu, sambutan penerimaan dari pihak calon pengantin wanita disampaikan oleh Bpk. H. Amung Ma’mur, S.Ag., yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bandung Barat. Prosesi serah terima tersebut berlangsung khidmat dan sarat nilai kekeluargaan.

Akad Nikah yang Khusyuk dan Lancar
Akad nikah dipimpin oleh Bpk. Abdullah Zainal Arifin, S.Ag., Kepala KUA Kecamatan Lembang.
Dedi Hernawan, ayahanda sekaligus wali nikah mempelai wanita Ariska Ayuningsih, melafalkan ijab yang disambut qabul yang tegas dan lancar oleh Indzaky.
Dua saksi akad dari kedua pihak, yaitu H. Fajar Rahmat, S.T., M.M., serta H. Omar Rahayu, S.E., dan H. Asep Ismail, M.Si. yang juga Wakil Bupati KBB, turut memastikan prosesi sah secara agama maupun administrasi.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Ustaz Idam serta khutbah nikah yang disampaikan Ustaz Abi Rauf menambah kekhusyukan rangkaian acara tersebut.
Setelah akad, prosesi adat seperti sungkeman, nincak endog, dan saweran dilaksanakan dengan penuh haru. Keduanya menjadi simbol restu, harapan baik, dan doa orang tua bagi pengantin yang memulai lembar baru dalam hidup.

Dekorasi Unik Berbasis Pertanian: “Natural, Alami, dan Menginspirasi
Satu hal yang menarik perhatian seluruh tamu adalah konsep dekorasi pernikahan yang sangat berbeda dari biasanya. Sebagian besar elemen dekorasi menggunakan tanaman hidup, sayuran dan buah buahan segar, hingga hasil pertanian yang tengah berbuah, seperti paprika dan sayuran hijau.
Konsep ini sengaja dihadirkan oleh Dedi Hernawan, ayah mempelai wanita, yang dikenal sebagai anggota DPRD sekaligus petani aktif di Lembang.
Dalam wawancara, ia menjelaskan bahwa konsep tersebut bukan sekadar estetika, melainkan pesan kuat untuk mendorong kecintaan masyarakat terhadap pertanian:
“Sebenarnya inspirasi ini sudah lama, jadi bukan terinspirasi. Saya justru berharap bisa menginspirasi banyak orang. Saya anggota DPRD yang berangkat dari profesi petani, dan untuk pesta seperti ini pun produk-produk pertanian harus dikedepankan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan hasil tani sendiri merupakan bentuk dukungan agar masyarakat lebih menghargai dan meningkatkan konsumsi sayuran.
“Siapa lagi yang akan memakai produk kita kalau bukan kita sendiri? Jadi pulang dari sini, orang saya ‘paksa’ untuk masak sayur sop,” katanya berseloroh.
Persiapan dekorasi berbasis tanaman hidup ini membutuhkan waktu cukup panjang, sekitar empat bulan, agar sayuran dan tanaman yang dipasang dapat mencapai waktu panen tepat pada hari pernikahan.

Kehadiran Tokoh Publik: Bentuk Kehormatan bagi Keluarga
Karena keluarga kedua mempelai memiliki latar belakang profesi yang banyak bersinggungan dengan masyarakat dan pemerintahan, sejumlah pejabat hadir sebagai tamu undangan.
Ayahnya Ariska menuturkan bahwa hal ini menjadi kehormatan besar bagi keluarga:
“Alhamdulillah banyak yang hadir. Kebetulan besan saya dari eksekutif, jadi ada Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, dan banyak pejabat lainnya. Bahkan ada staf khusus Menteri Kelautan. Itu sebuah kehormatan bagi saya,” tuturnya.

Harapan Orang Tua: Menjadi Keluarga Samawa dan Bermanfaat bagi Masyarakat
Di akhir perbincangan, Dedi Hernawan menyampaikan harapan tulus untuk putri tercintanya dan menantunya:
“Harapan saya sama seperti orang tua pada umumnya. Selain menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah, semoga juga bisa memberi manfaat bagi orang banyak. Jangan hanya bermanfaat bagi dirinya, suaminya, dan keluarganya, tetapi juga harus memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya dengan suara penuh haru.

Resepsi yang Hangat dan Meriah
Setelah akad dan rangkaian adat, acara dilanjutkan dengan resepsi pada pukul 11.00 WIB. Sambutan resepsi disampaikan oleh Maxmillian Donovan, diikuti sesi ramah tamah, foto bersama, hingga penutupan pada pukul 14.00 WIB.
Dengan jumlah undangan sebanyak 300 tamu, suasana resepsi berlangsung meriah namun tetap tertib dan hangat, menandai kebahagiaan dua keluarga besar yang kini resmi bersatu.

Tamu Undangan Hadir
H. Muhammad Mahdi, S.Pd. Ketua DPRD KBB, Jeje Ritchie Ismail Bupati KBB, H. Asep Ismail, M.Si. Wakil Bupati KBB, Ardi Januar Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan, Dr. Edhy Prabowo, S.E., M.M., M.B.A., Tobias Ginanjar Sayidina, S.A.P. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Pipih Supriati, S.E. Wakil Ketua DPRD KBB, Amung Mamur, S.Ag., M.H. Anggota DPRD KBB,vH. Amir Mahpud Ketua DPC Gerindra Jawa Barat, Nurintan M.N.O Sirait, S.H., M.H. Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi, Dhani Ranti, S.H., M.H. Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Kejaksaan Negeri Cimahi, Fajrian Yustiardi, S.H., M.H. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Cimahi, Dr. Randikha Prabu Raharja Sasmita, S.H., M.H. Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Cimahi, Marly Daniel Olo Parulian, S.H., M.H. Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Cimahi, Nanindya Nataningrum, S.H., M.H. Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Cimahi, Adi Priyono, S.H. Kepala Sub. Bag. Pembinaan Kejaksaan Negeri Cimahi, H. Asep Dendih, S.Pd., M.M. Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Ruhli Solehudin, S.Ag, M.Si. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Dr. H. Rustiyana, ST., MT., M.Pd., M.A.P Sekretaris Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat, Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc Wakil Rektor ITB Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, H. Ben Indra Agusta S.T., M.M. Kepala DPMPTSP Kabupaten Bandung, Drs. Bambang Eko Setyowahjudi Camat Lembang, H. Herman Permadi, AP. Camat Parongpong dan H. Dadang A. Supardan, M.Pd.,K.P. Camat Cikalong Wetan

Penutup
Pernikahan Ariska Ayuningsih dan Muhamad Amrijal Indzaky bukan hanya sebuah perayaan cinta, tetapi juga menjadi contoh bagaimana tradisi, kesederhanaan, kreativitas, serta kecintaan pada sektor pertanian dapat berpadu menjadi perayaan yang indah dan bernilai.
Di tengah lanskap Lembang yang sejuk, keduanya memulai babak baru dengan doa, harapan, dan restu dari banyak pihak. Semoga keduanya membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah, serta terus menjadi pasangan yang membawa manfaat bagi keluarga dan masyarakat sekitarnya. (red-nk)