Rongga, Kabupaten Bandung Barat, 9 Maret 2026. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melanjutkan rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar kegiatan di Pondok Pesantren Sukamanah, Desa Cibitung, Kecamatan Rongga, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus menghadirkan bantuan sosial serta pelayanan publik bagi warga.
Rangkaian Safari Ramadan tersebut mengusung tema “Meneguhkan Nilai Amanah dalam Iman, Ibadah, dan Pelayanan untuk Bandung Barat yang Agamis dan Harmonis.” Tema tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menekankan nilai keagamaan, kebersamaan sosial, dan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Mama Cibitung di kawasan Haol Cibitung, yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Sukamanah. Ziarah tersebut menjadi bagian dari tradisi spiritual sekaligus penghormatan terhadap tokoh agama yang memiliki peran dalam sejarah dakwah di wilayah tersebut.
Usai ziarah, rangkaian Safari Ramadan dilanjutkan dengan kegiatan sosial dan pelayanan publik. Sejumlah bantuan disalurkan kepada masyarakat melalui kolaborasi pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan lembaga sosial.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, secara simbolis menyerahkan paket sembako yang merupakan dukungan dari Bank bjb. Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung Barat menyalurkan paket bantuan bagi anak yatim piatu.
Bantuan sosial juga datang dari Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memberikan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, pemerintah daerah turut memberikan bantuan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Cibitung sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kegiatan keagamaan di tingkat masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jeje Ritchie Ismail menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi sarana bagi pemerintah daerah untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.
“Pemerintah daerah bisa hadir di tengah masyarakat. Ini adalah titik keempat Safari Ramadan yang kami laksanakan,” kata Jeje dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa selain kegiatan keagamaan, Safari Ramadan juga diisi dengan layanan publik dan program stabilisasi harga pangan.
“Ada pelayanan publik dan ada pasar murah yang diadakan oleh pemerintah daerah. Saya sangat bahagia bisa hadir di Rongga. Walaupun jauh, kami tetap datang sebagai bentuk kepedulian,” ujarnya.
Jeje menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak agar program pembangunan berjalan lancar.
“Saya setahun menjalani perjalanan ini. Insyaallah dengan berkolaborasi semuanya akan berjalan lancar. Semoga kita dipertemukan kembali di Ramadan berikutnya,” katanya.
Safari Ramadan di Rongga juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) GAPURA AMANAH, sebuah program pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri.
Program tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional, Bulog, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bandung Barat, dengan dukungan dari Polres Cimahi.
Melalui gerai pangan murah yang disediakan di lokasi acara, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar. Beberapa komoditas yang dijual antara lain beras premium seharga Rp13.000 per kilogram, beras SPHP Rp12.000 per kilogram, daging sapi Rp100.000 per kilogram, daging ayam Rp36.000 per kilogram, telur ayam Rp28.000 per kilogram, serta gula pasir Rp15.500 per kilogram.
Selain itu tersedia pula minyak goreng, tepung terigu, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, serta berbagai sayuran dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Gerakan pangan murah tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri, yang umumnya mengalami peningkatan permintaan di masyarakat.
Selain pasar murah, pemerintah daerah juga membuka gerai pelayanan administrasi kependudukan yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Layanan ini memudahkan masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan secara langsung di lokasi kegiatan.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, anggota DPRD dari daerah pemilihan 5, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, serta perwakilan instansi terkait. Hadir pula para camat dari wilayah Rongga, Gunung Halu, dan Sindangkerta, para kepala desa se-Kecamatan Rongga, ketua BPD, serta tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan Safari Ramadan juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Cibitung. Dalam pesannya, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan dan kebersamaan sosial.
“Semoga kita mendapatkan berkah dari Allah SWT. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mendoakan agar para pemimpin daerah dapat menjalankan amanah dengan baik dalam mengayomi masyarakat.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadan kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat Isya dan tarawih berjamaah bersama masyarakat setempat.
Safari Ramadan sendiri menjadi salah satu agenda rutin Pemerintah Kabupaten Bandung Barat yang bertujuan memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menghadirkan berbagai program sosial dan pelayanan publik secara langsung di tengah masyarakat.
Kehadiran pemerintah di berbagai wilayah, termasuk daerah yang relatif jauh seperti Kecamatan Rongga, diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan serta memastikan pelayanan publik dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga Kabupaten Bandung Barat.
Dalam konteks pembangunan daerah, pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi bagian penting untuk menjaga komunikasi, mendengar aspirasi, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Bandung Barat yang AMANAH.