Bandung Barat. 15 Desember 2025. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kesadaran dan kepatuhan pajak melalui penyelenggaraan Pekan Panutan Pajak Daerah 2025, yang digelar di Hotel Novena, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pajak daerah.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Ketua DPRD KBB M. Mahdi, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolres Cimahi, Dandim 0609, serta Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung atau yang mewakili. Turut hadir pula perwakilan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat, Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (PPDPW) Kabupaten Bandung Barat, para asisten daerah, kepala perangkat daerah, para camat, hingga pimpinan Bank BJB Cabang Padalarang.

Sejak pagi hari, kegiatan diawali dengan pembukaan booth pelayanan pajak yang memberikan kemudahan bagi wajib pajak untuk mengakses layanan pembayaran dan konsultasi. Kehadiran booth ini menjadi simbol pendekatan pelayanan yang lebih humanis dan proaktif dari pemerintah daerah dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Dalam laporan ketua pelaksana, Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Barat, Rini Sartika, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Pekan Panutan Pajak Daerah merupakan agenda tahunan yang tidak hanya berfokus pada capaian angka, tetapi juga membangun kesadaran kolektif. “Kegiatan ini menjadi ruang edukasi, apresiasi, sekaligus penguatan kepercayaan antara pemerintah dan wajib pajak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Jawa Barat, Asep Supriatna, S.SIP., S.AN., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam optimalisasi pendapatan daerah. Menurutnya, pajak daerah memiliki peran vital dalam menjaga keberlanjutan fiskal daerah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Puncak acara ditandai dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail. Dalam pidatonya, Jeje menegaskan bahwa pajak daerah merupakan salah satu sumber pembiayaan utama pembangunan, mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan, peningkatan kualitas pendidikan, hingga penguatan layanan kesehatan. “Seluruhnya menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Jeje.

Jeje juga menyoroti upaya Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam memberikan kemudahan pembayaran pajak melalui berbagai kanal, baik secara langsung maupun digital. Pembayaran kini dapat dilakukan melalui Bank BJB, Pos Indonesia, minimarket mitra, hingga platform digital seperti BJB e-commerce, e-wallet, dan QRIS. “Ini semua dimaksudkan agar proses pembayaran pajak menjadi lebih mudah dan fleksibel,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pajak yang dihimpun tidak boleh berhenti pada proses pengumpulan semata. Pajak harus dialokasikan menjadi program-program pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Ketika masyarakat merasakan langsung hasil dari pajak yang dibayarkannya, maka membayar pajak tidak lagi terasa sebagai beban, melainkan tumbuh menjadi kesadaran dan kebanggaan bersama,” tuturnya.

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah daerah memberikan Tax Award Pekan Panutan Pajak 2025 kepada para wajib pajak teladan dari berbagai kategori, mulai dari kepatuhan terbaik, kontribusi pembayaran terbesar, hingga partisipasi aktif dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah. Sejumlah pelaku usaha di sektor hotel, restoran, parkir, hiburan, air tanah, hingga perusahaan besar penerima PBB dan BPHTB memperoleh penghargaan atas kontribusi nyata mereka.

Penghargaan juga diberikan kepada Kecamatan Lembang dan Kecamatan Parongpong sebagai penyumbang kontribusi terbesar BPHTB, serta Desa Gunung Halu sebagai desa dengan kepatuhan awal masa jatuh tempo terbaik. Selain itu, apresiasi khusus diberikan kepada jajaran Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Bandung Barat atas peran aktifnya dalam sinergi optimalisasi opsen PKB dan BBNKB, disaksikan langsung oleh Kepala Bapenda Provinsi Jawa Barat.

Berikut secara lengkap daftar penghargaan yang diberikan kepada:
1. Kategori Wajib Pajak Teladan dengan Tingkat Kepatuhan Terbaik
Sejumlah perusahaan mendapatkan apresiasi di sesi ini, antara lain:
HOTEL: PT. BOBOBOX MITRA TERPADU (BOBOCABIN SUKAWANA).
PARKIR: PT RESKA MULTI USAHA (KAI PADALARANG).
AIR TANAH: PT. COMBIPHAR.
RESTORAN: PAYAKUMBUAH.
PBB: PT. NUSANTARA POWER.
PBB: PT. SANBE FARMA.
PPJ: PLN AREA CIMAHI.

2. Kategori Wajib Pajak dengan Kontribusi Pembayaran Terbesar
Kategori ini diberikan kepada WP yang memberikan kontribusi pembayaran pajak terbesar, termasuk:
RESTORAN: MASON PINE RESTORAN.
RESTORAN: PT. INDOPRIMA PUTRA JAYA.
MBLB: PT. SATYA PARAHYANGAN RESORT (WAHOO WATER WORLD).
HIBURAN: DUSUN BAMBU.
PARKIR: INDIRAWATI.

3. Kategori Pemberi Kontribusi Terbesar BPHTB
Kontribusi terbesar dalam Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) diberikan kepada:
KECAMATAN LEMBANG.
KECAMATAN PARONGPONG.
4. Kategori Desa dengan Kepatuhan Awal Masa Jatuh Tempo Terbaik
Penghargaan khusus desa dengan kepatuhan terbaik diberikan kepada:
DESA GUNUNG HALU.

5. Penerima Penghargaan Bagi Wajib Pajak yang Telah Berpartisipasi pada Pelaksanaan Pekan Panutan Pajak Daerah
Sejumlah wajib pajak juga mendapatkan piagam penghargaan atas partisipasi mereka, yaitu:
PAJAK PBB: EMPIK RUSTANDI.
PAJAK HOTEL: PANORAMA PANGHEGAR.
PAJAK RESTORAN: KAMPUNG DAUN.
PAJAK HIBURAN: AMTC TERAS LEMBANG/PT. MAHMUDAH TERAS LEMBANG.
PAJAK PARKIR: KARYA BOCAH BANDUNG.
PAJAK HOTEL: HOTEL PESONA BAMBU.
PAJAK AIR TANAH: PT, OTTO PHARMACEUTICAL.
PAJAK MBLB: PT. BATU WANGI PUTRA SEJAHTERA.
REKLAME: CV. NUANSA FAJAR.

Rangkaian acara dilengkapi dengan pemutaran video rekapitulasi pendapatan pajak daerah selama lima tahun terakhir, testimoni bertema “Amanah Pajak”, kunjungan Bupati ke booth pelayanan, hingga sesi simbolis pembayaran pajak dan ramah tamah. Seluruh rangkaian tersebut menggambarkan semangat transparansi, akuntabilitas, dan kebersamaan dalam pengelolaan pajak daerah.
Menutup sambutannya, Jeje Ritchie Ismail menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Ia berharap Pekan Panutan Pajak Daerah 2025 dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat wajib pajak dalam mewujudkan Bandung Barat yang taat pajak, maju, dan sejahtera. (red-nk)