Cililin, 18 Juni 2026. Sebanyak 202 siswa kelas IX Angkatan XVIII Tahun Pelajaran 2025/2026 resmi dilepas dalam kegiatan Perpisahan dan Pelepasan Siswa SMP Negeri 2 Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (18/6/2026). Mengusung tema “Simfoni Perpisahan: Mengakhiri Kisah Klasik dengan Jejak yang Epik” serta tagline “Adios, Amigos: Berpisah untuk Bertumbuh, Sukses untuk Bertemu Kembali”, kegiatan berlangsung di halaman sekolah dengan dihadiri kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, komite sekolah, para siswa, serta tamu undangan.

Acara menjadi penanda berakhirnya masa belajar peserta didik di jenjang sekolah menengah pertama sekaligus awal perjalanan mereka menuju pendidikan yang lebih tinggi. Selain sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan nonakademik, kegiatan juga mempererat hubungan antara sekolah dan keluarga dalam mendukung perkembangan peserta didik.

Kepala SMP Negeri 2 Cililin, Hj. Heni Nuriah, S.Pd., bersama jajaran guru dan komite sekolah mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan laporan ketua panitia, sambutan kepala sekolah, penyerahan simbolis siswa kepada komite sekolah, doa bersama, hingga berbagai penampilan seni budaya yang dipersembahkan para siswa dan guru.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Nandang, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan kali ini didominasi oleh peran aktif orang tua melalui kepanitiaan, sementara pihak sekolah memberikan pendampingan dan fasilitas agar seluruh rangkaian berjalan dengan baik.

“Selain sebagai sarana silaturahmi antara sekolah dengan orang tua, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak kelas IX untuk melangkah menuju pendidikan yang lebih luas lagi. Selama di SMP pengetahuan mereka masih terbatas, dan sekarang saatnya mereka mencari ilmu yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menyampaikan sebanyak 202 siswa mengikuti pelepasan tahun ini dan seluruhnya dinyatakan lulus.
Menurut Nandang, tingginya partisipasi orang tua menjadi salah satu kekuatan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Sekolah memberikan ruang kepada wali murid untuk berperan aktif, sementara pihak sekolah memastikan pelaksanaan tetap berjalan tertib dan sesuai tujuan pendidikan.

“Saya sangat berterima kasih kepada orang tua siswa yang bersedia memfasilitasi kegiatan ini. Harapan kami ke depan partisipasi aktif orang tua semakin baik sehingga kolaborasi dengan sekolah semakin kuat,” katanya.
Ketua Panitia Pelepasan yang juga perwakilan wali murid kelas IX, Yeni Syahdila, mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian acara berlangsung lancar dan penuh kebersamaan.
“Alhamdulillah acara pelepasan berjalan dengan lancar, sukses, dan penuh keceriaan. Kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antara orang tua dengan guru-guru,” ujarnya.

Ia menjelaskan persiapan dilakukan melalui komunikasi yang intensif antara pihak sekolah dan para wali murid sehingga berbagai kebutuhan kegiatan dapat dipenuhi secara bersama-sama.

Menurut Yeni, angkatan ke-18 terdiri atas tujuh rombongan belajar dengan jumlah 202 siswa. Ia mengapresiasi dedikasi kepala sekolah, guru, dan seluruh tenaga kependidikan yang selama tiga tahun mendampingi peserta didik.

“Saya berterima kasih kepada kepala sekolah, para guru, dan seluruh staf yang telah mendidik anak-anak kami selama di SMP Negeri 2 Cililin,” katanya.

Rangkaian kegiatan turut diisi berbagai pertunjukan seni yang menampilkan keberagaman budaya Nusantara. Penampilan Tari Ondel-ondel dari DKI Jakarta, Tari Kecak Kreasi dari Bali, Tari Jaipong dari Jawa Barat, Tari Sajojo dari Papua, hingga Tari Bekhusek dari Sumatera Selatan menjadi bagian dari hiburan yang disambut antusias peserta.

Perwakilan siswa kelas IX juga menyampaikan pesan perpisahan yang dilengkapi pembacaan puisi dan pemberian bunga kepada para guru sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka selama proses pembelajaran.

Pada kesempatan tersebut, sekolah juga mengumumkan prestasi akademik siswa terbaik. Berdasarkan hasil penilaian Tahun Pelajaran 2025/2026, Desti Putri Eriani dari kelas 9-F meraih Juara Umum dengan jumlah nilai 993,21. Posisi berikutnya ditempati Devi Putri dari kelas 9-A dengan nilai 987,06, disusul Rayina Fitria Zahira dari kelas 9-F dengan nilai 984,38.

Sekolah juga memberikan penghargaan kepada sepuluh besar siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi belajar selama tiga tahun. Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah M. Syahdilla Dinova Rayhan Firdaus dari kelas 9-D yang masuk enam besar dengan perolehan nilai 978,45.

Menjelang penutupan, seluruh lulusan mengikuti prosesi pengalungan medali, pembagian rapor, serta sungkeman kepada orang tua. Suasana haru menyelimuti halaman sekolah ketika para siswa menyampaikan ungkapan terima kasih kepada keluarga dan guru yang telah mendampingi perjalanan pendidikan mereka.

Melalui kegiatan pelepasan ini, SMP Negeri 2 Cililin tidak hanya menandai berakhirnya masa belajar peserta didik di bangku SMP, tetapi juga menguatkan nilai kebersamaan, penghargaan terhadap proses pendidikan, dan sinergi antara sekolah dengan keluarga. Bekal akademik, karakter, serta dukungan dari lingkungan pendidikan diharapkan menjadi fondasi bagi para lulusan untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi diri pada jenjang berikutnya. (aq-nk)