Perpisahan Siswa Kls VI SDN Babakan Pari Diwarnai Semangat Gotong Royong Orang Tua dan Guru

Bandung Barat Pendidikan

Batujajar, 25 Juni 2026. Halaman SD Negeri Babakan Pari, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, dipenuhi suasana haru dan penuh kebersamaan pada Kamis (25/6/2026). Sebanyak 73 siswa kelas VI resmi dilepas dalam acara Perpisahan dan Pelepasan Tahun Ajaran 2025/2026 yang mengusung tema “Hari Ini Adalah Awal dari Mimpi-Mimpi Besarmu”.
Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya masa belajar para siswa di sekolah dasar sekaligus awal perjalanan mereka menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Hadir dalam kesempatan itu Pelaksana Tugas Kepala SD Negeri Babakan Pari Siti Masitoh, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Batujajar, Kepala Desa Batujajar Timur Muhtar, Ketua Komite Sekolah, dewan guru, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.

Berbeda dengan pelaksanaan pada beberapa tahun sebelumnya, kegiatan perpisahan kali ini berlangsung lebih meriah melalui partisipasi aktif orang tua siswa kelas VI. Seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan secara gotong royong tanpa membebankan biaya kepada peserta didik dari kelas lain.
Siti Masitoh menjelaskan bahwa sebelumnya sekolah mengikuti kebijakan pemerintah yang menganjurkan pelaksanaan kegiatan secara sederhana. Namun tahun ini, inisiatif sepenuhnya datang dari para orang tua siswa yang ingin memberikan kenangan terbaik bagi anak-anak mereka sebelum meninggalkan sekolah.
“Semua ini merupakan partisipasi orang tua kelas enam. Mereka yang menjadi penyelenggara kegiatan ini. Orang tua menginginkan anak-anak memiliki kenang-kenangan sebelum meninggalkan sekolah sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada sekolah. Mereka bekerja sama dan bergotong royong hingga persiapan dilakukan sampai malam hari,” ujar Siti.

Ia menegaskan bahwa sekolah tidak melakukan pungutan kepada siswa dari kelas I hingga kelas V untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Jika terdapat kekurangan dalam pembiayaan, hal itu diselesaikan melalui kebersamaan panitia yang terdiri atas orang tua siswa kelas VI.

Pada tahun ajaran 2025/2026, seluruh siswa kelas VI yang berjumlah 73 orang dinyatakan lulus. Menurut Siti, seluruh lulusan juga telah melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, sehingga diharapkan mampu mengembangkan potensi yang telah dibangun selama menempuh pendidikan dasar.

Saat ini SD Negeri Babakan Pari memiliki sekitar 413 peserta didik yang didampingi oleh 20 tenaga pendidik. Dengan jumlah tersebut, sekolah terus berupaya menjaga kualitas pembelajaran sekaligus mengembangkan berbagai potensi akademik maupun nonakademik.

Selama memimpin sekolah sebagai pelaksana tugas kepala sekolah, Siti menyebut sejumlah prestasi berhasil diraih para siswa. Di bidang olahraga, siswa SD Negeri Babakan Pari memperoleh berbagai penghargaan pada cabang futsal, taekwondo, renang, hingga karate. Prestasi tersebut diraih pada tingkat Bandung Raya maupun tingkat Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja sama antara peserta didik, guru, serta dukungan penuh dari orang tua yang terus memberikan motivasi kepada anak-anak untuk berkembang sesuai minat dan bakat masing-masing.

Selain menekankan prestasi, sekolah juga menaruh perhatian besar terhadap pembentukan karakter. Berbagai pembiasaan diterapkan setiap hari sebagai bagian dari pendidikan yang utuh.

Siti menjelaskan, peserta didik dibiasakan membaca surat-surat pendek, menyanyikan lagu-lagu kebangsaan, menanamkan nilai-nilai cinta tanah air, serta membangun sikap sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Guru juga melakukan pendampingan terhadap perilaku siswa, baik di lingkungan sekolah maupun ketika menerima informasi mengenai perilaku mereka di luar sekolah.
“Yang kami utamakan adalah pembentukan karakter. Anak-anak dibiasakan menjaga etika, sopan santun, serta menghormati orang lain. Guru selalu mengingatkan apabila ada perilaku yang perlu diperbaiki sehingga pendidikan tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga akhlak dan kepribadian,” katanya.

Ia berharap sinergi antara sekolah dan orang tua terus diperkuat pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai hanya oleh sekolah, melainkan membutuhkan dukungan aktif dari keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak.
“Harapan kami ke depan, hubungan antara orang tua dan sekolah semakin sinergis sehingga pendidikan anak-anak menjadi lebih baik. Dukungan orang tua sangat penting. Mudah-mudahan kegiatan tahun berikutnya bisa berjalan lebih baik lagi dan prestasi lulusan SD Negeri Babakan Pari semakin meningkat di jenjang pendidikan berikutnya,” ujar Siti.

Tema yang diangkat dalam pelepasan tahun ini, “Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu masa depan, raihlah cita-citamu, ciptakan masa depan yang gemilang”, menjadi pesan yang mengiringi langkah para lulusan. Tidak hanya menjadi penutup perjalanan selama enam tahun di bangku sekolah dasar, tetapi juga pengingat bahwa proses belajar akan terus berlanjut sepanjang kehidupan.

Melalui kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat, SD Negeri Babakan Pari berharap seluruh lulusan mampu menjaga semangat belajar, karakter yang baik, serta prestasi yang telah dibangun selama berada di lingkungan sekolah. Kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan pelepasan tahun ini menjadi gambaran bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama demi menyiapkan generasi yang berpengetahuan, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (aq-nk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *