Lembang. 21 Oktober 2025. Jalan mulus sepanjang 4,5 kilometer di Desa Mekarwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang baru saja rampung diperbaiki setelah penantian delapan tahun, kini menyisakan satu persoalan penting: minimnya penerangan jalan umum (PJU). Warga bersyukur atas perbaikan jalan, namun di saat yang sama, mereka khawatir keselamatan di malam hari terancam akibat jalan gelap yang sering memicu kecelakaan.
Kepala Desa Mekarwangi, Enjang Sumpena, menegaskan bahwa infrastruktur tanpa penerangan sama saja menambah risiko. “Pembangunan jalan ini kami tunggu delapan tahun. Saya ikut mengawasi langsung agar hasilnya berkualitas. Tapi tanpa lampu jalan, hasil kerja keras ini belum sempurna,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan saluran air agar jalan tidak cepat rusak akibat genangan.
Menurut Enjang, kondisi jalan saat malam hari sangat berbahaya. “Begitu jam enam sore, jalan ini seperti hutan. Banyak warga yang terjatuh atau nyaris celaka karena tidak terlihat kendaraan dari arah berlawanan,” ungkapnya prihatin. Situasi ini, katanya, tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tapi juga bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) yang mewajibkan penerangan demi keselamatan.
Desa Mekarwangi telah melakukan pendataan kebutuhan penerangan jalan secara rinci, dengan total 138 titik PJU yang harus segera dipasang. Dari jumlah tersebut, 58 titik berada di ruas jalan kabupaten yang melintasi RW 2 Sindang Waas, RW 4 Buniwangi, dan RW 7 sekitar PPR ITB. Sementara 80 titik lainnya berada di jalan desa yang meliputi kawasan RW 1 Sukamulya, RW 11 Pojok Sukamulya, serta RW 3 Buniwangi.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bandung Barat segera menindaklanjuti kebutuhan tersebut melalui alokasi Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Pemasangan lampu bukan sekadar pelengkap infrastruktur, melainkan tanggung jawab pemerintah untuk menjamin keselamatan publik. “Kami tidak ingin menunggu ada korban jiwa baru kemudian bertindak,” ujar Enjang.
Dengan infrastruktur yang sudah dibangun dan aspirasi masyarakat yang jelas, Pemkab KBB kini diharapkan menempatkan penerangan jalan sebagai prioritas utama agar jalan baru di Desa Mekarwangi benar-benar menjadi jalur aman dan nyaman bagi seluruh warga. (aq)