Jakarta, April 2026. PLN Icon Plus memaknai peringatan Hari Kartini sebagai momentum untuk memperkuat peran perempuan di dunia kerja melalui kegiatan bertema “Kartini untuk Semua: Memperkuat Profesionalitas, Menjalin Kesetaraan”. Program ini menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam membangun budaya kerja yang aman, inklusif, dan mendukung pengembangan karier perempuan secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut menitikberatkan pada penguatan kesadaran bersama mengenai pentingnya profesionalitas di lingkungan kerja, termasuk melalui pendekatan kesehatan mental dan komunikasi yang sehat antarkaryawan. Dalam konteks dunia kerja modern, aspek tersebut dinilai penting untuk menciptakan suasana kerja yang produktif sekaligus saling menghormati.
PLN Icon Plus menempatkan program Mental & Health Awareness sebagai salah satu sarana edukasi internal. Melalui kegiatan ini, perusahaan menekankan pentingnya komunikasi profesional sebagai bagian dari upaya pencegahan kekerasan seksual dan perilaku tidak pantas di tempat kerja.
Langkah tersebut sejalan dengan meningkatnya perhatian berbagai institusi terhadap pentingnya perlindungan pekerja, khususnya perempuan, melalui sistem kerja yang adil, aman, dan bebas diskriminasi. Di banyak perusahaan, penguatan kesadaran semacam ini kini menjadi bagian dari tata kelola sumber daya manusia yang berorientasi pada keberlanjutan.
Acara ini dihadiri Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN Icon Plus Dedi Budi Utomo, Sekretaris Perusahaan PLN Icon Plus Takum Dewi, serta Vice President Manajemen Human Capital PLN Icon Plus Ingo Shalahudin. Perusahaan juga menghadirkan narasumber dari bidang psikologi dan kesehatan mental guna memberikan sudut pandang yang komprehensif mengenai pentingnya relasi kerja yang sehat.
Direktur Utama PLN Icon Plus Chipta Perdana mengatakan, lingkungan kerja yang aman merupakan fondasi penting dalam menjaga kinerja organisasi. Menurut dia, suasana kerja yang sehat akan berdampak langsung pada produktivitas dan kualitas kontribusi pegawai.
“PLN Icon Plus berkomitmen membangun budaya kerja yang menjunjung kesetaraan dan saling menghormati, sehingga setiap karyawan dapat berkembang dan berkontribusi secara optimal,” ujar Chipta.
Pernyataan tersebut mencerminkan bahwa isu kesetaraan bukan semata menyangkut representasi perempuan di tempat kerja, melainkan juga mengenai kesempatan berkembang yang setara bagi seluruh pegawai. Dalam praktiknya, perusahaan yang mampu menciptakan ruang kerja inklusif cenderung memiliki daya saing lebih kuat karena mampu memaksimalkan potensi sumber daya manusia.
Selain sesi diskusi dan edukasi, kegiatan ini juga menghadirkan program “Srikandi Inspiratif” sebagai bentuk apresiasi kepada karyawati yang dinilai memberi kontribusi positif di lingkungan perusahaan. Penghargaan tersebut menjadi simbol bahwa kiprah perempuan di berbagai bidang pekerjaan terus mendapat ruang dan pengakuan.
PLN Icon Plus juga menyelenggarakan bazar UMKM internal yang melibatkan pelaku usaha dari kalangan karyawati. Kegiatan ini mengusung semangat woman support women, yakni dukungan antarsesama perempuan untuk tumbuh bersama melalui pemberdayaan ekonomi.
Di banyak perusahaan, dukungan terhadap UMKM internal dinilai mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan pegawai sekaligus membuka ruang kolaborasi di luar tugas utama pekerjaan. Bagi karyawati, peluang tersebut dapat menjadi sarana pengembangan kapasitas dan kemandirian ekonomi.
Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN Icon Plus Dedi Budi Utomo menuturkan, kegiatan Hari Kartini tahun ini juga menjadi bagian dari upaya menyamakan pemahaman seluruh pegawai mengenai pentingnya lingkungan kerja profesional.
“Kami ingin memastikan seluruh pegawai memiliki pemahaman yang sama untuk bekerja secara aman, nyaman, dan saling menghargai,” kata Dedi.
Peringatan Hari Kartini di lingkungan korporasi pada dasarnya menjadi pengingat bahwa perjuangan kesetaraan terus berkembang sesuai tantangan zaman. Jika pada masa lalu fokus perjuangan bertumpu pada akses pendidikan, saat ini isu tersebut meluas ke kesempatan karier, perlindungan pekerja, hingga keseimbangan peran sosial dan profesional.
Melalui kegiatan ini, PLN Icon Plus menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran perempuan sekaligus membangun budaya kerja yang mendukung profesionalitas, kolaborasi, dan penghormatan terhadap sesama.
PLN Icon Plus merupakan subholding Beyond kWh dari PT PLN (Persero) yang bergerak dalam pengembangan layanan berbasis teknologi informasi dan komunikasi serta mendukung transisi energi. Perusahaan ini mengembangkan berbagai layanan, mulai dari jaringan serat optik end-to-end, layanan infrastruktur terkelola, pusat data, platform digital, hingga solusi managed service perangkat.
Di tengah perkembangan industri berbasis teknologi, penguatan kualitas sumber daya manusia, termasuk pemberdayaan perempuan, menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Momentum Hari Kartini pun dimanfaatkan PLN Icon Plus untuk menegaskan bahwa kemajuan perusahaan berjalan seiring dengan kemajuan manusianya. (aq-nk)