Camat Agus Ganjar Apresiasi Pengobatan Gratis Unisba di Parongpong, Warga Ikut Lebih dari 300 Orang

Blog

Parongpong, 13 Mei 2026. Camat Parongpong Agus Ganjar Hidayat mengapresiasi kegiatan pengobatan gratis dan pemeriksaan kesehatan yang digelar Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung bagi warga Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan yang menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat tersebut disambut antusias warga dengan jumlah peserta yang diperkirakan melampaui target awal sebanyak 300 orang.

Program kesehatan itu merupakan rangkaian milad ke-22 Fakultas Kedokteran Unisba yang dilaksanakan bekerja sama dengan Konsorsium Ilmu Biomedik Indonesia atau KIBI. Selain layanan pemeriksaan kesehatan gratis, kegiatan juga diisi dengan skrining tuberkulosis (TB), edukasi kesehatan, dan pemeriksaan IVA test untuk deteksi dini kanker serviks.

Agus mengatakan, Pemerintah Kecamatan Parongpong menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
“Saya sangat bahagia dan bangga ketika Kecamatan Parongpong dipercaya menjadi lokasi pengabdian masyarakat Fakultas Kedokteran Unisba. Antusiasme masyarakat hari ini menunjukkan semangat hidup sehat yang semakin baik,” ujar Agus.

Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat tidak terlepas dari dukungan pemerintah desa, kader kesehatan, PKK, dan berbagai unsur masyarakat yang turut membantu menggerakkan warga untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan.
“Kalau melihat antusiasme masyarakat, sepertinya jumlah peserta lebih dari target 300 orang. Ini hasil kerja sama semua pihak,” katanya.

Agus berharap kolaborasi antara Unisba dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, khususnya Kecamatan Parongpong, dapat terus berkembang melalui berbagai program pelayanan masyarakat lainnya.
“Harapannya tentu kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini. Ke depan mudah-mudahan ada bentuk kolaborasi lainnya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, dosen Fakultas Kedokteran Unisba, Dr. dr. Maya Tejasari, M.Kes., menjelaskan kegiatan pengabdian masyarakat tersebut disusun berdasarkan hasil analisis kebutuhan kesehatan warga di wilayah Parongpong.

Menurut Maya, sebelumnya pihak kampus melakukan koordinasi dengan fasilitas layanan kesehatan setempat untuk melihat persoalan kesehatan yang masih memerlukan perhatian.
“Kami sebelumnya melakukan analisis situasi bersama puskesmas di wilayah Kecamatan Parongpong. Dari hasil itu terlihat masih perlunya peningkatan cakupan skrining TB, penanganan TB, cek kesehatan gratis, dan IVA test,” kata Maya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan gratis yang diberikan kepada masyarakat meliputi wawancara medis atau anamnesis, pemeriksaan antropometri untuk mengetahui status gizi, hingga pemeriksaan laboratorium sederhana.
“Mini lab yang dilakukan meliputi pemeriksaan kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat. Selain itu ada pemeriksaan tanda vital, konsultasi dokter, pemberian resep, hingga obat untuk membantu mengatasi keluhan masyarakat,” ujarnya.

Selain layanan kesehatan umum, kegiatan tersebut juga menyediakan IVA test sebagai langkah deteksi dini kanker serviks pada perempuan. Menurut Maya, pemeriksaan dini penting dilakukan agar penanganan dapat diberikan lebih cepat apabila ditemukan gejala penyakit.
“Jangan sampai pasien datang ketika sudah dalam stadium berat dan sulit ditangani. Karena itu deteksi dini menjadi sangat penting,” tuturnya.

Ia menambahkan, seluruh hasil pemeriksaan nantinya akan dikoordinasikan dengan fasilitas kesehatan setempat agar dapat menjadi bagian dari data kesehatan masyarakat secara terintegrasi.
“Data ini nantinya bisa dimasukkan ke sistem Satu Sehat sehingga menjadi bagian dari capaian derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Parongpong,” katanya.

Binwas Kecamatan Parongpong, Wendi, mengatakan peserta kegiatan berasal dari tujuh desa di wilayah Kecamatan Parongpong. Setiap desa, kata dia, mengirimkan sekitar 40 warga untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan.
“Setiap desa mengirimkan 40 orang peserta. Dari jumlah itu, 10 orang mengikuti IVA test untuk deteksi dini kanker serviks melalui metode IVA,” ujar Wendi.

Selain pemeriksaan IVA test, warga juga mengikuti layanan cek kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol, tinggi badan, hingga pengukuran lemak tubuh.

Menurut Wendi, kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pimpinan dari pihak universitas dan konsorsium biomedik nasional. Dari unsur perguruan tinggi hadir jajaran Fakultas Kedokteran Unisba, serta perwakilan KIBI. Sementara dari pemerintah daerah, kegiatan melibatkan jajaran Kecamatan Parongpong.

Kegiatan pengabdian masyarakat itu juga melibatkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisba sebagai bagian dari pembelajaran lapangan. Salah seorang mahasiswa panitia, Daffa, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam pelayanan kesehatan masyarakat menjadi pengalaman penting selama menjalani pendidikan kedokteran.

“Ini pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa. Selain menambah ilmu, kami juga belajar memahami kebutuhan masyarakat secara langsung,” kata Daffa.

Ia menyebutkan kegiatan serupa bukan kali pertama diikuti mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisba. Menurut dia, pengalaman turun langsung ke masyarakat membantu mahasiswa memahami pelayanan kesehatan secara lebih menyeluruh.
“Harapannya tentu kesehatan masyarakat semakin meningkat karena materi yang disampaikan seperti tuberkulosis dan pemeriksaan kesehatan ini sangat bermanfaat bagi warga,” ujarnya.

Fakultas Kedokteran Unisba sendiri secara rutin melaksanakan program pengabdian masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kecamatan Parongpong menjadi salah satu wilayah yang kembali dipilih dalam pelaksanaan program tersebut setelah sebelumnya juga pernah menjadi lokasi kegiatan serupa. (ad-nk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *