Batujajar, 17 Juni 2026. SMP Negeri 3 Batujajar melepas siswa Angkatan XV dalam sebuah acara yang dihadiri unsur sekolah, orang tua, komite sekolah, pengawas pendidikan, Babinsa Batujajar, para mantan kepala sekolah, guru, alumni, serta tamu undangan lainnya. Pelepasan tahun ini mengusung slogan “Masa Depan Gemilang Dimulai dari Hari Esok”, sebagai pengingat bahwa kelulusan bukan akhir perjalanan, melainkan awal memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

Kegiatan berlangsung sejak pagi diawali dengan sesi foto bersama seluruh guru, dilanjutkan persiapan panitia, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta lantunan ayat suci Al-Qur’an dari Surah Ali Imran ayat 102–104 yang dibacakan Safa Ndzua Batu Bara dari kelas VIII E dan Zakiana Nur Achmad dari kelas VII E.

Ketua Komite SMP Negeri 3 Batujajar, Letkol Infanteri (Purn.) Sugiono, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat menengah pertama. Ia berharap para lulusan mampu mewujudkan cita-cita melalui pendidikan yang lebih tinggi.

“Selamat jalan, semoga sukses. Semoga cita-citanya tercapai dan menuju keberhasilan. Selamat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” kata Sugiono.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang selama tiga tahun membimbing para siswa. Menurutnya, keberhasilan lulusan tidak dapat dipisahkan dari dedikasi para guru yang mendampingi proses belajar setiap hari.
Sugiono menilai profesi guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, ia berharap kesejahteraan guru terus menjadi perhatian agar kualitas pendidikan dapat terus meningkat.

Kepala SMP Negeri 3 Batujajar, Ceceng Gunawan, S.Pd., M.Pd., mengatakan keberhasilan penyelenggaraan pelepasan merupakan hasil kerja sama orang tua dan panitia sekolah. Ia menegaskan pihak sekolah tidak mencampuri penyelenggaraan kepanitiaan sehingga seluruh proses merupakan hasil gotong royong para orang tua siswa.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia. Semua ini adalah karya dari orang tua kita. Saya tidak ikut campur dalam kepanitiaan acara ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ceceng juga menyampaikan penghormatan kepada Agus Djunaedi yang memasuki masa purna tugas sebagai guru. Ia mengapresiasi dedikasi seluruh tenaga pendidik yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan sekolah.
Menurut Ceceng, tiga tahun pendidikan di SMP menjadi fase yang penuh dinamika, baik bagi peserta didik maupun para guru. Berbagai tantangan, termasuk perilaku remaja, merupakan bagian dari proses pendidikan yang harus dihadapi dengan pendekatan pembinaan.

“Kenakalan anak itu adalah suatu hal yang lumrah. Itu adalah tantangan bagi kita dalam mendidik,” katanya.
Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nandang, yang dinilainya menjadi motor dalam menjaga ketertiban, kedisiplinan, serta kepatuhan siswa terhadap aturan sekolah.

Di hadapan para lulusan, Ceceng mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater ketika memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Ia meminta para siswa tetap rendah hati, berani memiliki cita-cita tinggi, dan tidak berhenti belajar.
“Jaga nama baik sekolah, tetap rendah hati, dan jangan takut bermimpi lebih tinggi,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendidikan masih terdapat kekurangan dalam memberikan pembinaan kepada peserta didik.

Selain itu, Ceceng kembali menegaskan kebijakan sekolah yang melarang siswa membawa sepeda motor ke sekolah karena sebagian besar peserta didik belum memenuhi persyaratan usia untuk berkendara sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, aturan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan siswa.

Prosesi pelepasan atribut siswa diwakili oleh Deris sebagai simbol berakhirnya masa belajar Angkatan XV di SMP Negeri 3 Batujajar. Setelah itu, sekolah mengumumkan lulusan terbaik angkatan, yakni Clarisa Annajmi Fakhira, yang juga menjadi juara umum tahun 2026.
Penghargaan akademik turut diberikan kepada siswa peringkat pertama dan kedua dari masing-masing kelas. Dari kelas IX A, penghargaan diterima Salsabila Noer Safitri dan Nabila Dwi Khoirunnisa. Kelas IX B diwakili Adeikka Matarida Hazimah dan Wildan Arifudin. Dari kelas IX C, penghargaan diraih Lucky Maulana Putra dan Syfa Melyani.
Sementara itu, kelas IX D diwakili Clarisa Annajmi Fakhira dan Riyanti Istiqomah. Dari kelas IX E terdapat Ilyas Permana Putra dan Siska Yulianti. Kelas IX F diwakili Mutia Salihatun Nisa dan Unique Ramadhani Putri. Adapun kelas IX G diwakili Azriel Saputra dan Aurelia Hadi Putri.

Usai penyerahan penghargaan, Radinka Azmi mewakili lulusan menyampaikan pidato perpisahan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengalungan medali kepada seluruh siswa oleh masing-masing wali kelas yang diselingi penampilan seni, mulai dari tari Jaipong, modern dance, pencak silat, penampilan Old Star Band, hingga pertunjukan vokal.
Sebagai bentuk penghargaan kepada para pendidik, perwakilan siswa dari setiap kelas menyerahkan cinderamata kepada tujuh wali kelas yang telah mendampingi mereka selama menempuh pendidikan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan hiburan bersama yang melibatkan penampilan siswa.

Pelepasan Angkatan XV menjadi penanda berakhirnya masa belajar para siswa di tingkat sekolah menengah pertama. Di balik rangkaian prosesi tersebut, sekolah menekankan bahwa keberhasilan akademik perlu berjalan seiring dengan pembentukan karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. (aq-nk)