PAN Bandung Barat Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim dalam Peringatan HUT Ke-28

Bandung Barat

Bandung Barat, 23 Agustus 2026 Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Bandung Barat memperingati hari ulang tahun ke-28 dengan tasyakuran, doa bersama, tausiah, serta pemberian santunan kepada 100 anak yatim piatu. Kegiatan berlangsung di sekretariat DPD PAN Kabupaten Bandung Barat dan terhubung secara daring dengan rangkaian kegiatan PAN di Jakarta.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, yakni K. Wahyu, Ali Rapli Rapsanjani, Caca Herdiana, Dona Ahmad Muharam, dan Asep Muslim Sugilar. Hadir pula jajaran pengurus DPD PAN Kabupaten Bandung Barat serta anak-anak yatim piatu yang menjadi penerima santunan.

Rangkaian kegiatan di tingkat daerah berlangsung bersamaan dengan doa bersama yang disiarkan secara daring dari Jakarta. Di tingkat pusat, kegiatan dihadiri sejumlah pengurus dan kader PAN, antara lain Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal PAN Eko Patrio, Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto yang juga Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, serta Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi yang juga Wakil Menteri Transmigrasi.

Dalam rangkaian tersebut, tausiah disampaikan Ustaz Yahya dari Jakarta. Pesan yang disampaikan menitikberatkan pada rasa syukur atas nikmat Islam, iman, kesehatan, dan umur. Anak-anak juga diajak menjaga adab dan akhlak, memperbanyak selawat, menjaga ucapan, serta membiasakan membaca doa sebelum melakukan aktivitas.
“Jagalah lisan dengan baik untuk tidak mengucapkan kata kasar,” kata Ustaz Yahya dalam tausiah yang disampaikan secara daring.

Ia juga mengajak peserta membaca Surah Al-Kautsar dan Surah Al-Ma’un. Surah Al-Kautsar merupakan surah ke-108 dalam Al-Qur’an dan terdiri atas tiga ayat. Isinya antara lain mengingatkan tentang karunia Allah serta perintah untuk mendirikan salat dan berkurban sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur.

Sementara itu, Surah Al-Ma’un merupakan surah ke-107 yang terdiri atas tujuh ayat. Kandungannya menekankan kepedulian terhadap anak yatim dan orang miskin serta pentingnya ketulusan dalam menjalankan ibadah. Pesan tersebut relevan dengan kegiatan santunan yang diberikan kepada anak-anak yatim dalam rangkaian peringatan HUT PAN.

Di Kabupaten Bandung Barat, sambutan Ketua DPD PAN Kabupaten Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail disampaikan melalui Sekretaris DPD PAN Kabupaten Bandung Barat Asep Muslim Sugilar. Dalam sambutannya, Jeje menyampaikan apresiasi atas kehadiran anak-anak dalam kegiatan tersebut sekaligus menitipkan pesan mengenai pendidikan dan akhlak.

“Atas nama Ketua DPD Jeje Ritchie Ismail mengucapkan terima kasih atas kehadiran anak-anak. Semoga semakin saleh dan salehah, semakin rajin belajarnya. Mari kita jaga akhlak dan tingkah laku,” ujar Asep menyampaikan pesan Ketua DPD PAN Kabupaten Bandung Barat.

Pesan tersebut juga mengingatkan anak-anak agar menghormati dan mendoakan orang tua. “Selama masih ada ibu bapak, mari kita perbanyak ibadah,” katanya.
Tausiah di tingkat Kabupaten Bandung Barat kemudian disampaikan Ustaz Caca Wardiman. Ia mengangkat kisah Nabi Sulaiman sebagai bahan untuk menjelaskan pentingnya mensyukuri nikmat yang diberikan Allah.

Dalam tausiah tersebut disampaikan doa Nabi Sulaiman yang terdapat dalam Surah An-Naml ayat 19. Doa itu berisi permohonan agar diberi ilham untuk senantiasa mensyukuri nikmat Allah, berbuat kebajikan yang diridai-Nya, serta dimasukkan ke dalam golongan hamba-hamba yang saleh.

“Intinya dengan mengucap syukur ketika diberikan nikmat maka akan dibagikan kembali, diberikan kembali termasuk kepada anak yatim,” ujar Caca Wardiman.
Pesan tersebut memperluas makna santunan dalam kegiatan tersebut. Bantuan kepada anak yatim tidak hanya ditempatkan sebagai pemberian materi, tetapi juga sebagai bagian dari ajaran kepedulian sosial dan upaya berbagi rezeki kepada kelompok yang membutuhkan perhatian.

Selain tausiah dan doa bersama, kegiatan di Kabupaten Bandung Barat diisi dengan penyaluran santunan serta bantuan tunai kepada 50 anak yatim piatu. Bantuan diberikan secara langsung sebagai bagian dari rangkaian peringatan ulang tahun PAN ke-28.


Doa bersama kemudian ditujukan untuk keselamatan, kedamaian, dan persatuan bangsa Indonesia. Doa juga diarahkan agar PAN terus menjalankan peran politik dan sosialnya dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Peringatan hari jadi partai melalui kegiatan keagamaan dan kepedulian sosial memperlihatkan bahwa aktivitas organisasi politik juga bersentuhan dengan kehidupan masyarakat. Bagi anak-anak penerima santunan, perhatian yang diberikan dapat menjadi bentuk dukungan sosial yang sederhana tetapi berarti.

Bagi PAN Kabupaten Bandung Barat, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan mengenai pendidikan, akhlak, kepedulian terhadap anak yatim, dan pentingnya menjaga persatuan. Nilai tersebut memiliki cakupan yang lebih luas daripada kepentingan organisasi karena berkaitan dengan pembentukan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Pada akhirnya, rangkaian HUT PAN ke-28 di Kabupaten Bandung Barat ditutup dengan doa bersama. Harapannya, keberadaan partai tidak hanya dipahami melalui aktivitas politik, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang dilakukan secara konsisten dan menyentuh kebutuhan masyarakat. (aq-nk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *