LAKI KBB Soroti Integritas dan Reformasi Birokrasi pada Peringatan Hakordia

Bandung Barat Nasional

Kabupaten Bandung Barat. 10 Desember 2025. Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya dalam mendorong reformasi birokrasi dan integritas aparatur sipil negara (ASN). Tekanan ini disampaikan Ketua LAKI KBB Gunawan Rasyid dalam serangkaian acara memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), yang puncaknya diwujudkan melalui kolaborasi bazaar pangan murah bersama pemerintah daerah.

Pada peringatan Hakordia 2025, LAKI Kabupaten Bandung Barat di bawah pimpinan Gunawan Rasyid mengambil peran sentral dalam mengingatkan pentingnya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih. Dalam sebuah acara konsolidasi integritas sehari sebelumnya, Rabu (9/12/2025), yang dihadiri unsur Forkopimda, Gunawan menyampaikan paparan tegas tentang kondisi lokal.

“Hari ini saya hadir pada kegiatan yang sangat bersejarah. LAKI secara nasional sudah 19 tahun berdiri dan itu sangat membanggakan bahwa sejarah terbentuknya LAKI di Bandung Barat terjadi tepat di tempat ini, pada 9 Desember dua tahun lalu,” ujar Gunawan, mengawali sambutannya. Ia lantas menyentil rekam jejak kepemimpinan daerah. “Kita semua tahu bahwa Bandung Barat memiliki rekam jejak kepemimpinan yang tidak mudah. Tiga kali berturut-turut pemimpinnya terjerat masalah hukum.”

Gunawan secara khusus menyoroti kebijakan rotasi jabatan yang sedang berjalan di pemkab. “Saya sangat mendukung kebijakan pemerintah daerah terkait reformasi birokrasi. Hari ini sudah dilakukan rotasi di lima dinas besar, sebuah langkah penting.” Namun, ia memberikan catatan kritis. “Karena berbicara integritas bukan hanya soal moral saja akan tetapi saya sebelumnya sudah menyampaikan kepada Bupati bahwa setiap rotasi jabatan harus dilengkapi dengan tes narkoba. Karena jika seseorang sudah terlibat narkoba, kebijakannya pasti akan bermasalah dan rentan korupsi.”

Tak hanya itu, Gunawan juga mengungkapkan bahwa LAKI masih aktif melaporkan dugaan pelanggaran. “Terkait hal dari Kejaksaan sampai hari ini ada oknum ASN eselon 2 yang sedang kami laporkan. Kami juga telah mengajukan perlindungan ke LPSK karena sempat mendapat teror.” Ia berencana menyambangi Kejaksaan Negeri Bandung Barat pekan depan untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Komitmen nyata LAKI tidak hanya pada penegakan integritas, tetapi juga pada aksi sosial. Sebagai puncak rangkaian Hakordia, LAKI berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bandung Barat menggelar Bazaar Gerakan Pangan Murah (Gapura Amanah) di Kecamatan Cihampelas. Gunawan menegaskan, kegiatan ini adalah kontribusi konkret untuk masyarakat. “Hari ini, kegiatan Pasar Murah merupakan bentuk kontribusi kita untuk membantu menekan inflasi,” ujarnya di sela bazaar.

Di sisi lain, Kepala DKPP Kabupaten Bandung Barat, Lukmanul Hakim, menyambut baik sinergi pada acara hari ini. “Kegiatan yang kita laksanakan bersama LAKI ini, insyaallah sangat bermanfaat untuk memberikan akses kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pangan strategis dengan harga murah,” kata Lukmanul. Ia menambahkan, bazaar semacam ini juga membantu menekan laju inflasi di tingkat regional.

Camat Cihampelas Agus Rudianto, selaku tuan rumah, mengapresiasi penyelenggaraan acara yang mengedepankan kepentingan langsung warga. “Alhamdulillah, kita dapat berkumpul dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah, Gapura Amanah,” ucap Agus.

Melalui dua kegiatan beruntun ini, LAKI KBB pimpinan Gunawan Rasyid menunjukkan strategi ganda: mendorong pemerintahan yang bersih dari dalam melalui pengawasan integritas, sekaligus mendukung pemerintahan daerah dalam solusi langsung terhadap kesulitan ekonomi masyarakat melalui program pangan murah. Sebuah upaya yang ingin membangun kepercayaan publik sekaligus menjaga stabilitas sosial di Bandung Barat. (red-nk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *