Ade Wawan: Amanah Politik Harus Berjalan Seiring dengan Tanggung Jawab Menjaga Alam dan Kepercayaan Publik

Bandung Barat Profil

Bandung Barat, 26 Juli 2026. Ketua Dewan Syuro Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung Barat, KH Ade Wawan, mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk memaknai amanah politik sebagai tanggung jawab yang tidak hanya berkaitan dengan organisasi, tetapi juga dengan nilai spiritual, kepedulian terhadap sesama, serta kelestarian alam.

Pesan itu disampaikan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28 yang dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Barat masa bakti 2026–2031 di kawasan Curug Bubrug, Kecamatan Parongpong, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dewan Syuro, pengurus DPC, anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung Barat, organisasi sayap partai, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Ade Wawan mengawali dengan mengajak seluruh peserta merenungkan hubungan manusia dengan alam sebagai bagian dari nilai keagamaan. Menurutnya, seluruh ciptaan Tuhan memiliki peran dan nilai yang harus dihormati.

“Apa yang ada di langit dan di bumi itu bertasbih. Baik alam, pohon, air, dan semua makhluk, semuanya bertasbih kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mari kita renungkan dan jadikan ini sebagai pelajaran bagi kita semua,” kata Ade Wawan.

Pesan tersebut selaras dengan tema kegiatan, yakni Tadabur Alam (Green Party). Pemilihan kawasan Curug Bubrug sebagai lokasi pelantikan sekaligus menjadi simbol bahwa aktivitas politik dapat berjalan berdampingan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Seusai prosesi pelantikan, seluruh peserta mengikuti penanaman pohon, pelepasan burung, penebaran benih ikan, serta aksi membersihkan lingkungan di sekitar lokasi.

Bagi Ade Wawan, menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab moral yang tidak dapat dipisahkan dari amanah sebagai manusia. Karena itu, nilai-nilai tersebut perlu hadir dalam setiap langkah organisasi, termasuk dalam menjalankan fungsi politik yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Selain berbicara mengenai hubungan manusia dengan lingkungan, Ade Wawan juga mengingatkan pentingnya menjaga amanah yang diberikan masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan fondasi yang harus dipelihara oleh setiap kader dan pengurus partai.

“Amanah dari rakyat harus kita jaga. Itu juga amanat dari Allah yang harus kita pelihara dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Pernyataan itu mencerminkan pandangan bahwa jabatan politik tidak hanya diukur melalui capaian organisasi atau elektoral, melainkan juga dari kemampuan menjaga integritas, menjalankan tanggung jawab, dan memenuhi harapan masyarakat. Dalam konteks pemerintahan daerah, peran partai politik juga berkaitan dengan pengawasan terhadap kebijakan serta penyaluran aspirasi warga melalui lembaga legislatif.

Ade Wawan juga mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat rasa syukur dalam menjalankan tugas organisasi. Menurutnya, rasa syukur menjadi salah satu landasan agar setiap amanah dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan tidak menjauh dari nilai-nilai kejujuran.

Ia mengutip firman Allah yang berbunyi, “Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambahkan nikmat kepadamu.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menyusun strategi, tetapi juga oleh sikap yang menjunjung etika dan tanggung jawab.

Sebagai Ketua Dewan Syuro, Ade Wawan memiliki peran menjaga arah perjuangan partai sesuai nilai dasar yang menjadi pijakan PKB. Dewan Syuro menjadi ruang pertimbangan dalam berbagai keputusan organisasi sekaligus memberikan arahan agar perjalanan partai tetap berjalan sesuai prinsip yang telah ditetapkan.

Pada kesempatan itu, Ade Wawan juga mengajak seluruh peserta mendoakan agar PKB Kabupaten Bandung Barat diberi perlindungan dalam menjalankan amanah organisasi. Ia berharap seluruh jajaran dijauhkan dari berbagai persoalan yang dapat menghambat pengabdian kepada masyarakat.

“Marilah kita berdoa agar PKB Kabupaten Bandung Barat dilindungi dari fitnah, dari musibah, dari mulai tingkat atas sampai tingkat bawah,” tuturnya.

Harapan lain yang disampaikan ialah meningkatnya dukungan masyarakat kepada PKB pada berbagai jenjang pemerintahan. Namun, menurutnya, harapan tersebut harus diiringi kerja nyata, kekompakan, dan komitmen seluruh pengurus dalam menjalankan tugas masing-masing.

Pelantikan pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Barat periode 2026–2031 menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan berbagai agenda organisasi. Di tengah dinamika politik daerah, Ade Wawan menekankan bahwa kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur yang solid, tetapi juga oleh kemampuan menjaga amanah, memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta merawat lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Melalui pesan-pesan yang disampaikannya, Ade Wawan mengajak seluruh pengurus memandang politik sebagai ruang pengabdian yang berlandaskan nilai moral. Bagi dirinya, menjaga kepercayaan rakyat, merawat alam, dan memperkuat persaudaraan merupakan tiga unsur yang saling berkaitan dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik di Kabupaten Bandung Barat. (nk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *