Jejaring Komunitas Selvi Ananda Gibran Rakabuming dan Harapan Digitalisasi Petani Cibodas

Bandung Barat Nasional

Lembang, 16 Agustus 2026. Kegiatan senam pagi di kawasan Car Free Day (CFD) Jajaway, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu, 16 Agustus 2026, berlangsung dalam suasana kebersamaan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Peserta dan panitia mengenakan busana bernuansa merah putih yang mencerminkan warna bendera kebangsaan.

Kegiatan tersebut dihadiri Masayu, istri Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat Dedi Hernawan, Anin dari Puspa Putri Nusantara (Puspita), Julianti dari Kementerian Desa, serta Deden selaku Ketua Karang Taruna Desa Cibodas yang juga menjadi bagian dari panitia CFD Jajaway.

Kehadiran tamu dari komunitas perempuan dan unsur pemerintah pusat memperluas jejaring kegiatan yang selama ini berkembang sebagai ruang olahraga sekaligus tempat bertemunya masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Peserta senam juga mendapatkan doorprize yang disiapkan panitia.

Anin mengatakan Puspita merupakan komunitas perempuan yang memiliki keterkaitan dengan pendukung Selvi Ananda, istri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurut dia, aktivitas komunitas tidak hanya berkaitan dengan dukungan terhadap figur publik, tetapi diarahkan pada kegiatan sosial, budaya, ekonomi, dan edukasi bagi perempuan.

“Jadi kegiatan kita di sosial, budaya, ekonomi, edukasi untuk perempuan,” kata Anin saat ditemui di kawasan CFD Jajaway.

Anin menyebut kunjungan ke Cibodas dilakukan setelah mendapat undangan dari Masayu. Ia menilai kegiatan senam rutin yang dipadukan dengan aktivitas masyarakat menjadi ruang yang menarik untuk membangun interaksi dan kerja sama.

Ia juga melihat antusiasme warga terhadap olahraga cukup tinggi. Peserta tidak hanya berasal dari kalangan perempuan, tetapi juga terdapat sejumlah laki-laki yang mengikuti kegiatan senam.

“Seru ya. Ternyata antusias kayak senam itu masih oke di kalangan ibu-ibu. Ternyata bapak-bapak juga tadi ada yang ikut,” ujarnya.

Selain olahraga, Anin memberi perhatian terhadap keberadaan UMKM di sekitar CFD Jajaway. Menurut dia, ragam produk yang ditawarkan pelaku usaha lokal menunjukkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan kegiatan ekonomi berbasis kreativitas.

“UMKM-nya juga ternyata variasinya banyak. Enggak jauh sama Jakarta. Malah di sini lebih banyak kreatifnya juga,” katanya.

Pengalaman tersebut kemudian membuka pembicaraan mengenai kemungkinan kerja sama lanjutan. Anin mengatakan sudah berdiskusi dengan Dedi Hernawan dan Masayu mengenai sejumlah program yang berpotensi dilaksanakan di Desa Cibodas pada September dan Oktober.
“Kita coba kolaborasi deh untuk di sini,” kata Anin.

Salah satu gagasan yang disampaikan Anin berkaitan dengan pemanfaatan teknologi dalam sektor pertanian. Lembang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan pertanian hortikultura, sehingga menurut dia penguatan kemampuan digital dapat membantu masyarakat memperluas cara mengembangkan dan memasarkan hasil usaha pertanian.

“Harapannya mudah-mudahan Lembang ini karena mayoritas itu petani, sumber sayur segala macam. Mudah-mudahan bukan hanya bertani dikenalnya. Tapi digitalnya juga ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menyebut gagasan tersebut sebagai upaya mendorong konsep “tani digital”, sehingga aktivitas pertanian dapat berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi.
Masayu mengatakan kedatangan tamu dari Puspita dan Kementerian Desa mendapat respons positif dari masyarakat. Menurut dia, kehadiran pihak eksternal dapat menambah semangat peserta, terutama ibu-ibu yang mengikuti senam pagi.

“Tanggapannya positif sekali. Apalagi dilihat tadi banyak doorprize yang juga dibagikan untuk ibu-ibu peserta senam,” kata Masayu.

Ia berharap hubungan dengan Puspita maupun unsur Kementerian Desa dapat berlanjut melalui program yang memberi manfaat bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Cibodas.
Masayu juga menyampaikan sejumlah kegiatan warga yang disiapkan untuk menyambut peringatan kemerdekaan, antara lain upacara bendera dan jalan santai. Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat setempat, termasuk instruktur yang berasal dari Desa Cibodas.

Menurut Masayu, jumlah peserta senam pada pelaksanaan kali ini tidak sebanyak biasanya karena sebagian ibu-ibu mengikuti kegiatan karnaval di Desa Suntenjaya. Kondisi tersebut tidak mengurangi keberlangsungan kegiatan CFD Jajaway sebagai ruang olahraga dan interaksi warga.

CFD Jajaway sendiri sebelumnya berkembang dari kegiatan olahraga mingguan menjadi ruang yang mempertemukan aktivitas kesehatan, UMKM, seni, edukasi, dan interaksi sosial. Perkembangan itu terlihat dari bertambahnya pelaku usaha serta meningkatnya kunjungan masyarakat pada pelaksanaan sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut membawa peluang sekaligus kebutuhan pengelolaan yang lebih baik. Jika jumlah pengunjung dan pelaku usaha terus bertambah, aspek kebersihan, keamanan, lalu lintas, parkir, serta penataan pedagang perlu menjadi bagian dari evaluasi rutin.

Kolaborasi dengan komunitas perempuan dan unsur pemerintah juga dapat memperluas manfaat kegiatan apabila diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat. Pemberdayaan UMKM, peningkatan kapasitas perempuan, penguatan literasi digital, dan pengembangan pertanian berbasis teknologi merupakan sejumlah bidang yang dapat dikembangkan secara bertahap.

Bagi Desa Cibodas, keberadaan CFD Jajaway menunjukkan bahwa ruang publik dapat memiliki fungsi yang lebih luas apabila dikelola secara terbuka dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Olahraga menjadi pintu masuk, sementara kegiatan ekonomi, sosial, budaya, dan edukasi dapat berkembang di dalamnya.

Ke depan, keberlanjutan CFD Jajaway akan sangat bergantung pada kemampuan pengelola menjaga keseimbangan antara partisipasi masyarakat dan kualitas pengelolaan kawasan. Kolaborasi yang dirintis dengan berbagai pihak dapat memberi nilai tambah apabila diterjemahkan menjadi program yang terukur dan berkelanjutan, terutama bagi perempuan, UMKM, serta masyarakat pertanian di Desa Cibodas dan wilayah Lembang. (aq-nk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *