Lembang, 1 Agustus 2026. Anggota Komisi X DPR RI Denny Wahyudi, yang lebih dikenal sebagai Denny Cagur, melakukan kunjungan kerja ke Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan tersebut menjadi sarana penyerahan bantuan sarana olahraga, penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP), serta ruang penyerapan aspirasi masyarakat terkait dunia pendidikan dan kegiatan kewargaan.
Dalam kunjungan tersebut, Denny didampingi oleh Kepala Desa Wangunsari H. Diki Rohani, Ketua TP-PKK Desa Wangunsari Nopiyani Kartika, Kepala Sekolah SMP dan TK Putra Siliwangi Ani Agustini, serta Ketua RW 03 Desa Wangunsari Yeyen. Kehadiran jajaran tokoh lokal ini memperkuat koordinasi antara wakil rakyat di tingkat pusat dan pemerintah desa dalam memastikan program bantuan tepat sasaran.

Kunjungan ini memiliki arti emosional tersendiri bagi Denny. Desa Wangunsari merupakan titik awal perjalanan diplomasinya saat masa kampanye Pemilihan Legislatif 2024 untuk daerah pemilihan Jawa Barat II. Kembali mendatangi wilayah tersebut dipandang sebagai kewajiban moral untuk menjaga silaturahmi sekaligus merealisasikan program kerja yang menjadi kewenangannya di parlemen.
”Sebagai wakil rakyat yang memiliki daerah pemilihan, sudah seharusnya kita sering berkunjung. Hari ini saya kembali hadir untuk menyalurkan program-program dari Komisi X, mulai dari beasiswa hingga alat-alat olahraga, agar masyarakat merasakan langsung manfaatnya,” ujar Denny di Lembang.

Penyaluran bantuan peralatan olahraga ditujukan untuk mendukung potensi generasi muda di Desa Wangunsari. Wilayah ini mencatatkan banyak bibit atlet di berbagai cabang, seperti bola voli, sepak bola, pencak silat, tenis meja, hingga kempo. Dukungan sarana latihan diharapkan mampu memfasilitasi pembinaan bakat olahraga lokal secara berkelanjutan.
Kepala Desa Wangunsari H. Diki Rohani menyampaikan apresiasi atas konsistensi kepedulian yang ditunjukkan oleh anggota DPR RI tersebut. Menurutnya, perhatian yang diberikan tidak berhenti pada momentum pemilu, tetapi berlanjut dalam bentuk kerja nyata yang berdampak langsung bagi warga desa.

Di bidang pendidikan, Diki menjelaskan bahwa sekitar 3.000 siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA di Desa Wangunsari telah menerima manfaat dari penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Dukungan tersebut dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga dalam mengakses fasilitas pendidikan dasar dan menengah.
”Masyarakat sangat antusias. Kehadiran bantuan sarana olahraga dari Kementerian Pemuda dan Olahraga serta program PIP ini betul-betul menjawab kebutuhan warga kami di lapangan,” kata Diki.

Selain penyaluran bantuan program nasional, ruang dialog juga dimanfaatkan oleh para pendidik untuk menyampaikan tantangan sektoral. Kepala Sekolah SMP dan TK Putra Siliwangi Ani Agustini menyoroti kondisi kesejahteraan serta pengakuan administratif bagi tenaga pendidik PAUD nonformal yang hingga kini belum mendapatkan kesetaraan sertifikasi seperti guru formal.
Ani berharap aspirasi mengenai kesetaraan dan jaminan kesejahteraan guru PAUD nonformal dapat diperjuangkan melalui Komisi X DPR RI yang membidangi sektor pendidikan, kebudayaan, pemuda, dan olahraga. Penguatan kapasitas dan kesejahteraan tenaga pengajar dinilai sebagai fondasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di pedesaan.

Dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan juga dirasakan warga di tingkat rukun warga. Ketua RW 03 Desa Wangunsari Yeyen mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan finansial tunai yang diberikan untuk mendukung persiapan kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di wilayahnya.
Bantuan kegiatan kewargaan tersebut dinilai membantu meringankan pembiayaan kas RW dalam menyelenggarakan peringatan kebangsaan. Yeyen juga menaruh harapan agar program-program bantuan pendidikan gratis dapat terus diperluas, khususnya bagi warga kurang mampu yang menempuh pendidikan di sekolah swasta.

Menanggapi berbagai masukan yang diterima, Denny menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan kegotongroyongan dalam mengawal pembangunan desa. Semua program bantuan yang disalurkan diharapkan dapat dikelola dengan bijak demi peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Wangunsari.
”Semoga warga Wangunsari dan sekitarnya tetap menjaga kekompakan dan kerukunan. Seluruh program yang dibawa ke sini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan desa,” tutur Denny.

Kunjungan kerja yang berlangsung tertib dan hangat ini ditutup dengan peninjauan beberapa titik fasilitas warga. Agenda penyerapan aspirasi masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung Barat ini dijadwalkan berlanjut ke beberapa lokasi lain secara berkala. (nk)