Pemerintah Desa Cibodas Harapkan Penuntasan Sisa Perbaikan Jalan Kabupaten

Blog

Lembang, Agustus 2026 Aksesibilitas infrastruktur jalan kabupaten di kawasan Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mulai mengalami peningkatan signifikan. Perbaikan berupa pengerjaan rabat beton sepanjang kurang lebih 600 meter kini telah direalisasikan untuk mendukung kelancaran transportasi dan kegiatan perekonomian warga setempat.

​Wilayah yang terletak di kawasan pegunungan tersebut memiliki peranan strategis sebagai salah satu penopang komoditas pangan dan tujuan pariwisata di Kecamatan Lembang. Mobilisasi hasil pertanian seperti sayur-mayur, komoditas peternakan sapi perah, hingga penunjang akses menuju berbagai lokasi wisata alam sangat bergantung pada kondisi jalan yang memadai.

​Kepala Desa Cibodas, Dindin Sukaya, menyampaikan bahwa usulan perbaikan jalur tersebut telah disampaikan dalam beberapa kali forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Realisasi pembangunan fisik jalan kabupaten ini dinilai tepat sasaran karena langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

​”Alhamdulillah, mungkin kami sudah mengajukan beberapa kali di Musrenbang, baru kali ini dilaksanakan. Atas nama pemerintah desa Cibodas mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, kepada Pak Dewan Pither Tjuandys Ketua Komisi III yang telah merealisasikan jalan kabupaten ini,” ujar Dindin Sukaya.

​Meskipun perbaikan telah berjalan, Dindin menjelaskan bahwa masih terdapat sisa jalur sepanjang sekitar 500 meter yang membutuhkan penanganan lanjutan agar seluruh ruas jalan terhubung secara utuh. Kondisi sisa jalan tersebut saat ini masih memerlukan perbaikan agar tidak mengganggu keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

​Pemerintah Desa Cibodas berharap pengalokasian anggaran lanjutan dapat direalisasikan pada perubahan anggaran mendatang. Jalur ini tidak hanya dimanfaatkan oleh penduduk Desa Cibodas, melainkan juga menjadi akses vital bagi warga Desa Suntenjaya yang berada di sekitarnya.

​”Intinya, karena Cibodas itu merupakan desa pita juga, termasuk sayur, pangan, kemudian untuk hewani susu juga ada di sini. Sehingga jalan ini sangat benar-benar mobilisasinya diperlukan oleh warga masyarakat, ketentangan wisata di Cibodas itu banyak sekali,” kata Dindin menambahkan.

​Dukungan atas langkah perbaikan infrastruktur ini juga disampaikan oleh pihak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cibodas. Sebagai lembaga perwakilan masyarakat, BPD menilai perbaikan akses jalan utama akan berdampak langsung pada efisiensi waktu tempuh dan keselamatan mobilitas warga harian.

​Ketua BPD Desa Cibodas, Asep Sumpena, menyatakan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan DPRD Kabupaten Bandung Barat yang telah mengawal aspirasi pembangunan fasilitas publik tersebut.

​”Saya selaku Ketua BPD dalam hal ini sebagai wakil daripada warga masyarakat Desa Cibodas mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, juga kepada Pak Pither Tjuandys selaku Ketua Komisi III. Ini tentu yang sangat diharapkan oleh warga Cibodas. Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan jalan ini memberikan kelancaran transportasi bagi warga,” tutur Asep Sumpena.

​Asep menambahkan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat dibutuhkan untuk memastikan sisa pengerjaan sepanjang 500 meter dapat dituntaskan pada alokasi anggaran berikutnya, baik pada anggaran perubahan maupun perencanaan tahun mendatang.

​Langkah penanganan infrastruktur jalan di Desa Cibodas sejalan dengan program prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat pada tahun 2026. Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menegaskan penataan fasilitas dasar jalan dan jembatan terus dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas yang jelas.

​Dalam rangkaian penyampaian arah kebijakan pembangunan daerah, Pemkab Bandung Barat mencatat penanganan perbaikan jalan pada tahun 2026 mencakup 34 ruas jalan serta penyelesaian satu unit jembatan di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pembangunan infrastruktur difokuskan pada jalur-jalur produktif yang menghubungkan pusat perekonomian warga.

​Kawasan Lembang secara umum dan Desa Cibodas secara khusus memiliki potensi ekonomi yang besar. Berjarak sekitar 17 kilometer dari pusat Kota Bandung, wilayah Cibodas menyimpan sejarah panjang kawasan pertanian sejak era kolonial dan kini berkembang menjadi sentra agrowisata serta edukasi alam.

​Penerapan konstruksi rabat beton pada jalan kabupaten di kawasan perbukitan ini dipandang tepat untuk menjaga ketahanan struktur jalan dari curah hujan tinggi dan beban kendaraan angkut hasil bumi. Dengan akses jalan yang lebih solid dan mulus, ketahanan pangan lokal serta daya tarik pariwisata daerah diharapkan semakin kuat. (aq-nk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *